Rabu, 23 Okt 2019

Bertemu PM Rusia, Presiden Duterte Tampil Lusuh

admin Sabtu, 05 Oktober 2019 15:17 WIB
Presiden Filipina Rodrigo Duterte saat bertemu dengan PM Rusia Dmitry Medvedev di Moskow, Rabu (2/10). Duterte dicemooh karena berpakaian lusuh. (Yekaterina Shtukina, Sputnik, Government Pool Photo via AP
Manila (SIB) -Presiden Filipina Rodrigo Duterte dicemooh karena penampilannya terlihat lusuh saat bertemu dengan Perdana Menteri Rusia Dmitry Medvedev di Moskow pada Rabu lalu. Namun, juru bicara Presiden Filipina, Salvador Panelo menegaskan bahwa Duterte "sangat higienis" dan berbau harum saat itu. "Presiden sangat higienis. Tubuhnya memancarkan aroma menyegarkan seperti yang dirasakan oleh orang-orang yang bertemu dengannya," kata Panelo dikutip dari AFP Kamis (3/10).

Dalam foto-foto pertemuan itu, Duterte terlihat berantakan dengan kancing kemeja atas terlepas dan dasi tergantung longgar saat berjabatan tangan dengan Medvedev. Penampilan Duterte itu memicu reaksi netizen Rusia. Mereka mengomentari penampilan Duterte lewat Twitter, salah satunya jurnalis Ceko Pavel Vondra. "Apakah dia minum sepanjang malam?" "Apakah dia baru saja meninggalkan pub?", "Apakah orang Filipina tahu protokol (kunjungan negara) itu?," cuit Vondra.

Dalam pernyataan tertulis kepada wartawan, Panelo bersikeras bahwa Duterte "tidak terlihat berantakan". "Dia merasa sesak nafas dan sangat tidak nyaman jika memakai dasi diikat kencang di kerah," kata Panelo.

Duterte yang berusia 74 tahun itu memang dikenal sering berpenampilan kasual. Dia bahkan berpakaian santai saat menghadiri acara resmi. Mantan wali kota itu mengaku benci kaus kaki dan tidak memiliki jas. Dia tidak suka dengan pakaian formal dan menganggap itu mengiritasi kulitnya.

Duterte juga kerap mengunyah permen karet di depan umum, termasuk ketika bertemu dengan para pemimpin dunia seperti Presiden China Xi Jinping. Dia mengatakan mengunyah permen karet untuk meringankan nyeri syaraf tulang belakang. (CNNI/d)
T#gs
Berita Terkait
Komentar
Komentar
Silakan Login untuk memberikan komentar.
FB Comments