Kamis, 20 Jun 2019

AS - China Gelar Perundingan Baru Soal Perang Dagang

admin Selasa, 08 Januari 2019 16:50 WIB
Beijing (SIB) -Para juru runding Amerika Serikat dan China mengadakan perundingan perdagangan, Senin (7/1) di Beijing, sementara kedua ekonomi terbesar di dunia itu berupaya mencari resolusi atas perang dagang yang berkelanjutan. Pertemuan itu dijadwalkan berlangsung selama dua hari, dan kedua pihak menyatakan optimisme.

Presiden AS Donald Trump pekan lalu mengatakan, "Sepertinya kita akan meraih perjanjian dengan China." Sementara juru bicara Kementerian Luar Negeri China Lu Kang mengatakan para juru runding itu akan mengadakan "diskusi yang positif dan konstruktif."

Tahun lalu, Trump menerapkan kenaikan tarif hingga 25 persen terhadap barang-barang China senilai US$ 250 miliar, atau setara Rp 3.515 triliun. China membalas dengan menaikkan tarif terhadap barang-barang AS bernilai US$ 110 miliar, setara dengan Rp 1.546 triliun.

Presiden Trump dan Presiden China Xi Jinping setuju untuk menghentikan kenaikan tarif lebih lanjut selama 90 hari mulai 1 Januari 2019. Trump menyatakan, negosiasi perdagangan dengan China berjalan sangat baik. Ekonomi China kini melemah memberi alasan pemerintahan China untuk menuju kesepakatan penyelesaian perang dagang.

Trump menyatakan, penerapan tarif impor AS telah merugikan China. "Saya pikir China ingin menyelesaikannya. Ekonomi mereka tidak baik. Saya pikir itu memberi mereka insentif besar untuk bernegosiasi," ujarnya.

Saat ditanya mengenai apa yang dia harapkan pada pembicaraan di Beijing, Trump tampaknya optimistis. "Pembicaraan China berjalan sangat baik. Saya benar-benar yakin mereka ingin buat kesepakatan," ujar dia. Sebelumnya China memangkas persyaratan cadangan bank di tengah melambatnya pertumbuhan di dalam negeri dan tekanan dari tarif AS.

Sebelumnya, masing-masing pemimpin Amerika Serikat (AS) dan China menyatakan ada kemajuan di antara komunikasi kedua negara setelah pembicaraan telepon tentang upaya penyelesaian perang dagang yang mengguncang pasar global. (Liputan 6/l)
T#gs
Berita Terkait
Komentar
Komentar
Silakan Login untuk memberikan komentar.
FB Comments