Senin, 16 Sep 2019

Serangan Bom di Nigeria dan Irak Tewaskan 58 Orang

Kamis, 16 Januari 2014 11:48 WIB
SIB/int
Ilustrasi
Maiduguri (SIB)- Serangan bom mobil terjadi di kawasan pasar ramai di Nigeria. Akibatnya, 19 orang tewas dalam insiden di Maiduguri, negara bagian Borno itu. Para militan Boko Haram diduga sebagai pelaku peledakan tersebut. "Dari penghitungan terbaru yang kami miliki, jumlah korban jiwa mencapai 19 orang," kata Lawan Tanko, kepala kepolisian negara bagian Borno kepada kantor berita AFP, Rabu (15/1). Sejumlah media melaporkan bahwa korban jiwa mencapai 30 orang dalam ledakan bom itu. Namun Tanko membantah hal tersebut.

Ledakan bom itu terjadi pada Selasa, 14 Januari waktu setempat di saat hari libur nasional karena bertepatan dengan peringatan Maulid Nabi Muhammad. Serangan bom ini terjadi setelah kelompok bersenjata yang diduga militan Boko Haram, menewaskan lima orang di pasar desa sekitar 22 kilometer dari Maiduguri pada Minggu, 12 Januari waktu setempat.

Belum ada pihak yang mengklaim bertanggung jawab atas ledakan bom mobil terbaru ini. Namun sebelumnya, kelompok Boko Haram pernah mengklaim serangan terhadap target militer di Maiduguri pada Desember 2013 lalu. Maiduguri dianggap sebagai rumah spiritual Boko Haram, yang ingin menciptakan negara Islam di Nigeria utara. Kelompok ini dinyatakan sebagai organisasi teroris internasional oleh pemerintah Amerika Serikat. 

Serangan-serangan bom terus terjadi di Irak. Rentetan ledakan bom, termasuk aksi bom bunuh diri saat pemakaman dan tujuh serangan bom mobil, menewaskan sedikitnya 39 orang. Aksi bom bunuh diri terjadi, Rabu (15/1) saat prosesi pemakaman seorang milisi anti Al-Qaeda di provinsi Diyala. Sementara ledakan-ledakan bom mobil yang menargetkan warga sipil terjadi di Baghdad dan sekitarnya.

Menurut pejabat-pejabat medis puluhan orang lainnya luka-luka dalam rangkaian serangan bom yang sebagian besar terjadi di Baghdad itu. Dalam rentetan insiden yang terjadi hari ini, sedikitnya 7 bom mobil meledak di sejumlah kawasan di Baghdad dan menewaskan sedikitnya 23 orang. Bom-bom mobil itu meledak dengan selisih waktu beberapa menit. Sementara aksi bom bunuh diri saat pemakaman milisi anti Al-Qaeda di Buhruz, sebelah utara Baghdad, merenggut 16 nyawa.

Saat ini belum ada kelompok yang mengklaim bertanggung jawab atas pertumpahan darah itu. Namun para militan Sunni yang terkait Al-Qaeda kerap melancarkan serangan-serangan terhadap warga sipil. Mereka juga kerap menargetkan para milisi anti Al-Qaeda, yang mereka anggap sebagai pengkhianat. (Detikcom/ r)
T#gs
Komentar
Komentar
Silakan Login untuk memberikan komentar.
FB Comments