Sabtu, 16 Nov 2019

Wayang Palembang Nyaris Punah

Minggu, 19 Januari 2014 18:59 WIB
SIB/Int
Pagelaran Wayang Palembang
Palembang (SIB)- Kesenian tradisional wayang palembang kini nyaris punah. Saat ini, hanya ada seorang dalang wayang palembang yang masih aktif. Sementara sebagian besar masyarakat Palembang tidak mengenal kesenian tersebut.

“Itulah sebabnya kesenian ini sekarang terancam punah”, kata Ketua Dewan Kesenian Palembang Suparman Ramons, Minggu (12/1) di Palembang.

Kesenian wayang Palembang merupakan pengembangan dari wayang kulit jawa. Wayang jawa diperkirakan sudah diperkenalkan ke Palembang dan dipentaskan di kalangan pejabat pada masa Kesultanan Palembang Darussalam sekitar abad ke-17. Pelaku kesenian wayang palembang kemudian menciptakan sejumlah ciri khas yang membedakan kesenian itu dengan wayang jawa.

Perbedaannya  antara lain pementasan wayang palembang memakai bahasa Palembang lama. Fisik wayang palembang berwarna kuning tembaga, sedangkan fisik wayang jawa berwarna kuning emas. Selain itu, wayang palembang juga tidak mengenal tokoh Bagong.

Suparman memaparkan, pada tahun 1960 sampai 1980-an, wayang palembang sempat mengalami masa kejayaan. Kala itu, ada sejumlah dalang terkenal, seperti Wak Rohim dan Kiagus Abdul Rasyid. “Namun, kini, pentas wayang  palembang saat khitanan atau pernikahan warga sudah sangat jarang”, ujarnya.

Saat ini hanya ada dua dalang wayang palembang yang masih hidup, yakni Kiagus Wirawan Rusdi dan Ahmad Sukri Akab. Namun, hanya Wirawan yang masih aktif pentas dan memiliki peralatan wayang palembang.

“Kini sangat jarang tampil. Tahun 2013 lalu hanya dua kali tampil, salah satu di antaranya di Tasikmalaya, Jawa Barat”, kata Wirawan, yang memimpin Sanggar Wayang Sri Palembang. (Kps/c)
T#gs
Komentar
Komentar
Silakan Login untuk memberikan komentar.
FB Comments