Senin, 28 Sep 2020
  • Home
  • Lembaran Budaya
  • Pencak Silat, Pantun, dan Gamelan Diusulkan Jadi Warisan Budaya Dunia ke UNESCO

Pencak Silat, Pantun, dan Gamelan Diusulkan Jadi Warisan Budaya Dunia ke UNESCO

redaksi Sabtu, 16 November 2019 19:55 WIB
(Foto: Ant)
Medali Emas: Pesilat Indonesia M. Zaki Zikrillah berlari sambil membawa bendera Merah Putih setelah berhasil meraih medali emas pencak silat putra kelas C 47-51 Kg Asian School Games 2019, di Rama Shinta Ballroom Patra Jasa Semarang, Jawa Tengah, Senin (22/7). Pada pertandingan final M. Zaki Zikrillah mengalahkan pesilat Thailand Jirat Janpet dengan skor 5 -0.

Yogyakarta (SIB)
Pemerintah melalui Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) mengusulkan pencak silat, pantun, dan gamelan, menjadi warisan budaya dunia ke UNESCO.


Saat ini pemerintah masih menunggu hasil sidang terkait usulan tersebut.
"Kita setiap dua tahun sekali kita mengajukan ke UNESCO. Sesuai aturan, bisa mengajukan sekali dalam dua tahun," ujar Kasubdit Warisan Budaya Tak Benda Direktorat Jenderal Kebudayaan, Kemendikbud, Binsar Manulang di sela-sela acara 7 Th ASEAN Traditional Textile Symposium di Yogyakarta, Selasa (5/11).


Binsar menyampaikan, Direktorat Warisan dan Diplomasi Budaya Direktorat Jenderal Kebudayaan Kemendikbud menjaring berbagai warisan budaya yang ada di seluruh Indonesia.


Setelah itu, membentuk tim ahli untuk menyeleksi warisan budaya yang sudah terjaring.
Dalam proses seleksi akan dilihat warisan budaya yang urgen untuk segera diajukan ke UNESCO.
Termasuk pencak silat, pantun, dan gamelan.


"Tahun 2019 pencak silat yang akan disidangkan di Bogota, Colombia bulan Desember ini," ucap Binsar.
Pada tahun 2020, Kemendikbud juga mengusulkan ke UNESCO agar pantun menjadi warisan budaya dunia.
Kemudian pada 2021, gamelan juga akan diusulkan menjadi warisan dunia.


"Pantun kita usulkan ke UNESCO bersama-sama dengan Malaysia. Jadi usulan bersama ini akan disidangkan tahun 2020," ujar dia.
"Formulir pengajuan sudah kita kirimkan, dilengkapi dengan foto dan video," kata Binsar menambahkan. (Kps.com/d)



T#gs
Berita Terkait
Komentar
Komentar
Silakan Login untuk memberikan komentar.
FB Comments