Rabu, 03 Jun 2020
PDIPSergai Lebaran

Musik Kekuatan Kesenian Tradisional Maluku

Minggu, 23 Februari 2014 13:59 WIB
SIB/Int
Salah satu alat musik tiup tradisional masyarakat Maluku.
Ambon (SIB)- Musik adalah kekuatan kesenian tradisional di Maluku, kata Kepala Taman Budaya Maluku Semmy Toisutta, di Ambon, Senin.

"Kekuatan kesenian Maluku terdapat pada seni musiknya, jauh lebih menonjol dari pada kesenian jenis yang lain," katanya.

Semmy mengatakan musik tradisional Maluku memiliki ciri khas yang kuat dengan instrumen akustik seperti tifa dan totobuang, juga alat musik tiup seperti kuli bia (kerang) dan suling bambu.

Musik telah hidup dan tumbuh dalam kebudayaan dan tradisi orang Maluku sejak masa lampau, menjadi penghantar maupun pengiring dalam berbagai upacara, peringatan dan perayaan masyarakat Maluku hingga kini.

"Dalam setiap momen selalu ada musik, bahkan dalam peperangan pun ada musik. Dulu orang Maluku mengenal musik dengan dilantunkan dalam bentuk kapata (syair kuno) dan kapanya (nyanyian kuno)," katanya.

Menurut Semmy, berbeda dengan musik, meski beragam, namun tari-tarian tradisional Maluku secara umum lebih banyak dititikberatkan pada gerakan dan kelincahan kaki penari.

"Tiap daerah di Maluku memiliki jenis tarian yang berbeda-beda, tapi sangat monoton, lebih banyak menonjol pada gerakan dan kelincahan kaki," ucapnya.

Lebih lanjut ia menjelaskan, dalam pengembangan seni tari di Maluku, banyak pakar tari tradisional yang menciptakan tari baru yang mengakar pada tari-tarian tradisional dari berbagai daerah di Maluku.

Di kalangan tari modern, banyak yang mulai mengereasikan tari modern dengan tarian tradisional.

"Banyak pakar tari yang mengubah maupun mengereasikan tari sebagai seni yang berkembang, dengan mengakar pada dasar tari-tarian tradisional, seni tari tradisional kontemporer," ucapnya.

Semmy menambahkan sejauh ini dalam berbagai penampilan, kesenian tradisional Maluku yang dipertontonkan di berbagai negara sebagai wakil dari ikon tradisi dan budaya Indonesia, mendapatkan apresiasi yang baik.

"Dalam setiap kesempatan tampil di luar negeri, kesenian tradisional kita juga mendapatkan apresiasi yang baik," ujarnya. (Ant/f)
T#gs musikTradisional
LebaranDPRDTebing
Komentar
Komentar
Silakan Login untuk memberikan komentar.
FB Comments