Sabtu, 15 Agu 2020
  • Home
  • Lembaran Budaya
  • Harus Nahan Pipis Berhari-Hari, Tradisi Unik Pengantin Baru Asal Sabah Malaysia

Harus Nahan Pipis Berhari-Hari, Tradisi Unik Pengantin Baru Asal Sabah Malaysia

Sabtu, 01 Agustus 2020 20:38 WIB
© Huffpost.com

Ilustrasi pernikahan

Hari bahagia sebagai pengantin baru biasanya disiapkan dengan matang baik oleh mempelai pengantin maupun keluarga besarnya. Sederet tradisi turun temurun biasanya juga dilakukan untuk membuat pernikahan makin sakral.

Nah, biasanya tradisi dan budaya pernikahan di setiap daerah terdiri dari hal-hal yang berbeda. Bahkan ada juga yang unik dan cenderung nyeleneh. Seperti tradisi pengantin asal Sandakan, Sabah, Malaysia.

Mengutip dari laman Boldsky, tradisi unik bagi pengantin baru di sana adalah adanya aturan untuk kedua mempelai untuk tidak ke toilet selama 3 hari 3 malam. Selama kurun waktu tersebut, pengantin baru harus menahan diri untuk tidak 'buang air'.

Tradisi unik tersebut terbilang cukup ketat. Karena biasanya mempelai akan diawasi oleh para tetua, agar mereka bisa melaksanakan tradisi itu sesuai dengan aturan. Selain tak boleh buang air, mereka juga tidak boleh mandi.

Makan dan Minum Sangat Sedikit
Karena mereka sama sekali tak boleh ke toliet atau kamar mandi selama 3 hari 3 malam, maka satu-satunya cara agar bisa melakukannya dengan maksimal adalah dengan makan dan minum seminimal mungkin.

Tentunya mereka akan terus didampingi oleh keluarga terdekat, untuk mengawasi kondisi mereka selama kurun waktu pelaksanaan tradisi unik ini. Baru nanti setelah 3 hari 3 malam berlalu, mereka dibolehkan makan, minum dan membersihkan diri.

Melatih Menahan Diri
Kabarnya, masyarakat setempat mempercayai bahwa melanggar tradisi untuk tak buang air atau pipis selama kurun waktu tertentu tersebut bisa melambangkan hal buruk. Pengantin yang melanggar tradisi tersebut katanya akan bernasib sial.

Mereka percaya, tradisi tersebut bisa menghindarkan pengantin dari hal-hal buruk di masa mendatang. Mulai dari prahara rumah tangga yang berujung perceraian, sampai dengan kematian anak mereka ketika masih kecil.

Nah, baru setelah selesai menunaikan tradisi tersebut, mereka dipercaya bisa menjalankan biduk rumah tangga dengan baik. Lalu juga bisa memimpin hidup mereka secara baik di masa yang akan datang. (diadona.id/f)

T#gs Nahan Pipis Berhari-HariSabah MalaysiaTradisi Unik
Komentar
Komentar
Silakan Login untuk memberikan komentar.
FB Comments