Sabtu, 11 Jul 2020

Bagaimana Etika Makan yang Unik dari 10 Negara Ini?

redaksisib Sabtu, 30 Mei 2020 12:36 WIB
rednet.cn

ETIKA MAKAN KOREA: Dahulukan orang yang lebih tua.

Pernah mendengar peribahasa “lain ladang lain belalang, lain lubuk lain ikannya”? Peribahasa tersebut mepunyai arti: setiap tempat atau daerah memiliki adat istiadatnya masing-masing. Adat istiadat tidak hanya tentang upacara kebudayaan atau pakaian, adab menyantap makanan pun termasuk ke dalamnya.

10 Negara di bawah ini punya etika makan unik yang berbeda dengan Indonesia. Kesepuluh negara ini juga merupakan destinasi wisata favorit para wisatawan asing.

1. Korea: Dahulukan orang yang lebih tua
Hampir mirip dengan tradisi di Indonesia, etika makan di Korea juga mendahulukan orang yang lebih tua. Jika dalam satu meja makan terdapat kakek, ayah, ibu, kamu, dan adikmu, maka kamu baru boleh mengambil dan menyantap makanan setelah kakek, ayah dan ibu sudah mulai makan. Jadi adikmu harus terima nasib jika makanan yang tersisa hanya sedikit saja.

2. Jepang: Jangan menyuapkan makanan ke mulut orang lain dengan sumpit.
Di Jepang, sumpit selain digunakan untuk makan, juga digunakan untuk memindahkan tulang-tulang pada prosesi pemakaman. Maka sangat tidak sopan jika kamu memindahkan makanan dari piringmu ke mulut orang lain dengan sumpit. Jika ingin menawarkan makanan, cukup sodorkan saja piring atau mangkokmu dan biarkan orang itu mengambil dengan sumpitnya sendiri.

3. Tiongkok: Jangan arahkan sumpit ke wajah orang lain.
Masih dari negara Asia, sumpit menjadi alat makan yang populer. Nah, di Tiongkok sebaiknya jangan meletakkan sumpit dalam posisi vertikal. Selain itu, saat makan bersama dalam satu meja, jangan sampai ujung sumpitmu mengarah ke wajah orang lain. Itu adalah hal yang sangat tidak sopan dalam etika santap makanan di sana. Usahakan ujung sumpitmu mengarah ke piring atau mangkok saja.

4. Thailand: Lupakan fungsi garpu
Jika di Indonesia makan dengan sepasang sendok dan garpu adalah hal yang dianjurkan, maka lupakan aturan ini saat berkunjung ke Thailand. Di sana, garpu nyaris tak berfungsi. Penggunaan garpu saat makan dianggap melanggar etika sopan santun. Bahkan hanya untuk membantu meletakkan makanan ke sendok pun tidak dibenarkan menggunakan garpu. Jadi kalau berniat mengunjungi Thailand, berlatihlah makan tanpa garpu.

5. Inggris: Jangan memasukkan seluruh bagian sendok ke dalam mulut
Suka iri melihat postur tubuh wanita-wanita bangsawan Inggris yang ramping? Ternyata etika makan di sana berpengaruh terhadap postur tubuh mereka. Di Inggris, tidak dibenarkan memasukkan seluruh bagian sendok ke dalam mulut saat menyuapkan makanan. Jadi makanan biasanya hanya terletak di bagian ujung sendok. Untuk makanan berkuah, ujung sendok diletakkan di ujung bibir kemudian diseruput perlahan. Gimana nggak langsing kalau makannya sedikit-sedikit begitu?

6. Timur Tengah: Selalu gunakan tangan kanan.
Timur Tengah identik dengan negara-negara berpenduduk mayoritas Islam. Maka etika makan yang baik di sana adalah selalu menggunakan tangan kanan dan dilakukan dalam posisi duduk. Kalau yang satu ini sama seperti negara kita. Jadi tidak terlalu menyulitkan dalam proses adaptasi.

7. Chili: Hindari menyentuh makanan dengan tangan kosong.
Ternyata di negara Chili tidak dibenarkan menyentuh makanan dengan tangan secara langsung. Bahkan untuk makan kentang goreng saja mereka menggunakan garpu. Kebayang sedihnya orang Indonesia kalau berkunjung ke sana. Apalagi yang hobi makan pose kaki-naik-satu ala warteg dan menyantap dengan tangan kosong.

8. Italia: Terima tawaran yang kedua.
Di Italia, orang-orang sangat suka makan. Ketika mereka menawarkan makanan, sesungguhnya mereka tidak benar-benar ingin memberikannya padamu. Jadi saat mereka menawarkan makanan, jangan langsung diterima dulu. Tunggu sampai mereka menawarkan untuk yang kedua kalinya, karena itu berarti mereka benar-benar ingin membagikannya denganmu. Jangan pernah meminta keju saja pada mereka. Keju adalah makanan yang amat mereka suka.

9. Perancis: Makan siang sembari bersantai.
Jika di Indonesia ada slogan “makan nggak makan yang penting kumpul”, maka di Perancis momen kumpul itu adalah saat makan siang. Santap siang di sana dijadikan momen bersantai bersama orang-orang terdekat. Jadi jangan pernah makan siang secara terburu-buru di sana. Nikmati santap siangmu dengan santai sambil berbincang.

10. India: Suka bersendawa setelah makan? Di sini aman!
Jika di Indonesia bersendawa setelah makan dianggap tidak sopan, maka lain cerita dengan negara penghasil film Bollywood ini. Di India, bersendawa setelah makan justru dianggap menghargai si pembuat makanan atau pemilik rumah yang menyajikan. Karena dengan bersendawa artinya kita kenyang dan sangat menikmati hidangan yang disajikan.(Idntimes/c)
T#gs Etika MakanNegaralembaran budaya
Komentar
Komentar
Silakan Login untuk memberikan komentar.
FB Comments