Jumat, 29 Mei 2020
PDIPSergai Lebaran

5 Fakta Unik Bahasa Jawa yang Perlu Diketahui

redaksi Sabtu, 07 Desember 2019 18:51 WIB
detikNews.com
Jakarta (SIB)
Bahasa Jawa memang beraneka ragam. Ini menjadi salah satu bahasa daerah yang banyak dikenal. Apa fakta unik dari bahasa Jawa?
Bahasa Jawa merupakan bahasa yang digunakan penduduk bersuku bangsa Jawa di Tengah dan Timur. Meskipun sama-sama bahasa Jawa, akan tetapi dialek di beberapa daerah cukup berbeda.

Berikut beberapa fakta unik dari bahasa Jawa yang orang Indonesia perlu tahu:
1. Paling Banyak Digunakan
Bahasa Jawa menjadi bahasa daerah urutan dua yang paling banyak digunakan di Indonesia. Bahasa Jawa juga menjadi salah satu bahasa yang lebih umum dikenal oleh masyarakat, selain bahasa Indonesia.

2. Masuk dalam Daftar Google Translate
Pada tahun 2013 tepatnya tanggal 24 Mei, layanan translate bahasa Jawa resmi dirilis. Alasannya adalah bahasa Jawa sudah menjadi tren di mesin pencari Google. Dan dari segi penutur bahasa Jawa di Indonesia mencapai 85 juta jiwa, tentu jumlah ini tidaklah sedikit.

3. Memiliki Dialek Khas
Dialek dari bahasa Jawa Tengah ataupun Jawa Timur berbeda. Mereka yang tinggal di Surabaya terbiasa dengan bahasa yang dikenal dengan sebutan Suroboyoan. Sedangkan Malang, Jawa Timur memiliki bahasa Jawa unik yang disebut Walikan.
Kalau Jawa Tengah dan Yogyakarta memiliki bahasa Jawa yang lebih halus penuturannya karena kebanyakan menggunakan gaya tutur krama alias Jawa halus.

4. Memiliki Tingkatan Penggunaan
Ada empat tingkatan penuturan Bahasa Jawa. Dan ini biasanya dilambangkan sebagai bentuk penghormatan. Keempat tingkat Bahasa Jawa tersebut di antaranya adalah ngoko (kasar), madya (biasa), krama (halus) dan krama inggil (halus sekali).

5. Aksara Terindah di Dunia
Dikutip dalam matadornetwork.com, bahasa Jawa masuk ke dalam daftar aksara terindah di dunia. Hanacaraka datasawala padhajayanya magabathanga adalah huruf aksara yang terkenal di Jawa.

Selain Indonesia yang memiliki Hanacaraka. Beberapa negara lain ternyata juga memiliki huruf aksara. Ada Brumese (Myanmar), Sinhala (Sri Lanka), Georgia (Georgia) dan Tagalog (Filipina). (detikcom/c)
T#gs
LebaranDPRDTebing
Berita Terkait
Komentar
Komentar
Silakan Login untuk memberikan komentar.
FB Comments