Jumat, 05 Jun 2020
PDIPSergai Lebaran

Seribuan Anak Panti Gelar Pesta Paskah

Senin, 21 April 2014 12:57 WIB
SIB/Ist
PASKAH : Gembala Jemaat GTDI Jemaat Syalom Pdt Drs Fasa’ Aro Zendrato STh dan para pelayan dari lintasdenominasi gereja bersama sebagian anak warga panti Yayasan Terima Kasih Abadi.
Medan (SIB)- Seribuan anak panti dan anak dari Sekolah Minggu (SM) Medan sekitarnya, Sabtu (19/4), menggelar pesta Paskah yang dipusatkan di komplek Panti Asuhan Yayasan Terima Kasih Abadi Jalan Pengayoman, Sei Agul Medan. Sama seperti perayaan menyambut kebangkitan Sang Penebus Dosa Dunia di tempat lainnya, kegiatan didahului kebaktian yang dipimpin puluhan pendeta dan diarahkan Gembala Jemaat Pdt Drs Fasa’ Aro Zendrato STh yang salah satu Pimpinan Pusat Gereja Tuhan Di Indonesia (GTDI) dan pendiri Yayasan Terima Kasih Abadi.

Dengan memosisikan anak-anak sebagai subyek, maka para pengembala, pendamping dan guru SM menjadi obyek. “Kami ini sebagai pelayan dan saat ini melayani anak-anakNya,” ujar Pdt Fasa’ Aro Zendrato STh  didampingi sejumlah besar undangan khusus di antaranya Ketua Yayasan Sumatera Berdoa JA Ferdinandus, sekretaris Dra Nurhawati Simamora MSi, para pendeta dari lintasdenominasi gereja serta pendamping dan guru SM dari satelit pelayanan.

Sepanjang kegiatan, anak-anak menampilkan kesenian yang semuanya mengetengahkan puja-puji dalam kidung pemuliaan. yang menarik perhatian, ada penampilan tari etnik oleh komunitas anak-anak yang tidak merayakan Paskah. “Panti asuhan kami menerima semua anak dari ragam latar belakang. Karena saat  ini penuh sukacita, semua anak dimungkinkan menunjukkan keterampilan masing-masing,” jelas Pdt Fasa’ Aro Zendrato STh  sambil mengatakan ternyata para gembala dan pelayan tidak sungkan menjadi pelayan dalam arti sesungguhnya yakni memahami pemikiran dan kreativitas anak-anak.

Di tempat terpisah, Wakil Ketua Gerakan Angkatan Muda Kristen Indonesia (GAMKI) Medan Krisman Saragih mengapresiasi peringatan Jumat Agung hingga perayaan Paskah dikhususkan untuk merangkul anak-anak. “Masa depan gereja berada pada anak-anak saat ini. Setiap orang yang memerhatikan iman anak-anak dan mendekatkan pada kasih sayang seperti yang direalisir Yesus Kristus berarti telah melayaniNya,” tandas pengurus Gereja Pentakosta Sumatera tersebut, usai merayakan Jumat Agung, sambil mengutarakan GAMKI juga punya program merangkul anak dan remaja dalam maksud penebalan iman.

Dalam suguhan kesenian Paskah bersama seribuan anak, selain harus memberi pengertian pada anak-anak yang tampil slengekan, para gembala pun harus memerhatikan dengan saksama tingkah polah anak-anak yang bergerak sesukanya di komplek panti yang luas.

Didampingi Pdm P Butarbutar, Fanzelli Zendrato yang ahli TI,  Pdt Drs Fasa’ Aro Zendrato STh mengatakan, meski letih dalam menghadirkan seribuan anak-anak dari Pos Pelayanan Gereja Tuhan Di Indonesia (GTDI) Medan sekitarnya namun dalam acara yang disiarkan langsung TVRI itu  mencapai maksud tujuan. “Selain memeringati Paskah, tujuan memosisikan anak-anak sebagai orang terhormat, tercapai. Para pelayan benar-benar melayani sebagai bukti kebersamaan dan suka cita sebagainya Yesus Kristus melayani semua orang,” ujarnya smabil mengatakan anak-anak merupakan aset bangsa yang tidak boleh dipandang sebelah mata dan harus ditangani secara benar.

Selain menunjukkan kemahiran seni dalam memuliakanNya, anak-anak dibawa dalam permaian edukasi seperti mencari telur Paskah.(Rel/R9/ r)


Simak berita selengkapnya di Harian Umum Sinar Indonesia Baru (SIB) edisi 21 April 2014. Atau akses melalui http://epaper.hariansib.co/ yang di up-date setiap pukul 13.00 WIB.

T#gs
LebaranDPRDTebing
Komentar
Komentar
Silakan Login untuk memberikan komentar.
FB Comments