Minggu, 17 Nov 2019
  • Home
  • Kuliner
  • Tempat Kuliner di Medan yang Wajib Dikunjungi

Tempat Kuliner di Medan yang Wajib Dikunjungi

Minggu, 13 Desember 2015 19:50 WIB
SIB/Donna Hutagalung
SOTO MEDAN : Redaktur dan wartawan SIB, Relieve Pasaribu dan Robert Banjarnahor sedang menikmati soto bening khas Medan di RM H Anwar Sulaiman di Jalan Brigjen Katamso.
Secara garis besar, Medan dihuni oleh etnis Melayu, Batak, Jawa, berbaur dengan Tionghoa dan India. Multikultular inilah yang membuat kuliner di Medan begitu beragam. Maka, tak heran bila Medan kerap menjadi tujuan untuk berwisata kuliner.

Medan memang memiliki kuliner-kuliner yang mampu menggoda lidah para wisatawannya. Seperti di kampung Madras, kawasan yang menjadi tempat tinggal keturunan India ini banyak menyajikan makanan yang kaya akan bumbu khas India. Sedangkan, di Jalan Semarang dan Kompleks Perumahan Cemara Asri, tersedia banyak Chines food.

Kalau Anda sedang berkunjung ke Medan, kurang lengkap rasanya tanpa menikmati keanekaragaman kuliner yang tersedia di sini. Berikut  tempat kuliner di Medan yang wajib dicoba.

Perjalanan kuliner bisa dimulai dengan menikmati soto Medan di RM Sinar Pagi  di Jalan Sei Deli. Jangan kaget, biasanya orang Medan sarapan pagi dengan menu berat dan lengkap.

Jika ingin menikmati soto Medan yang lezat, di sinilah tempat yang tepat. Soto yang berkuah kental dengan sarat bumbu ini dipastikan bisa membuat mulut ketagihan. Tapi, kalau tidak suka kuah santan yang kental, Anda juga bisa memesan sop ayam atau daging yang sama nikmatnya.

Rumah makan ini memang terkenal dan selalu ramai pengunjung. Bila Anda tertarik mengisi perut di rumah makan ini, harus bisa sabar mengantri atau datanglah pagi-pagi sekali. Anda bisa juga menjadikan Soto Medan ini sebagai menu makan siang karena rumah makan ini mulai buka pukul 07.00 WIB-15.00 WIB.

Ada juga Rumah Makan Sipirok di Jalan Sunggal No 14 Medan. Biasanya rumah makan ini mulai buka pukul 10.00 WIB-15.00 WIB. Lokasinya tepat berada di pinggir jalan raya.

Rumah makan ini memiliki ruang yang lumayan luas dan bersih. Menu andalannya  sop iga sapi dengan kuah bening dan rasanya yang gurih. Masakan Medan yang satu ini benar-benar menggugah selera. Kalau sudah sekali makan, pasti ingin nambah.

Selain itu, ada juga gulai ikan asap dan sup sumsum kaki sapi. Cara makan sup sumsum kaki sapi di Rumah Makan Sipirok sangat unik. Sumsum yang ada di dalam rongga tulang kaki sapi dihisap menggunakan sedotan.

Bila ingin datang ke Rumah Makan Sipirok sebaiknya jangan datang terlalu siang kalau tidak ingin kehabisan masakan-masakan andalan di sini. Selain makanannya yang mampu menggoyang lidah pengunjung, kasir di rumah makan ini merupakan pemilik Rumah Makan Sipirok itu sendiri. Meski begitu, dia tidak duduk di balik meja khusus seperti kasir rumah makan pada umumnya, melainkan berjalan keliling sambil membawa uang lembaran baru yang akan digunakan sebagai kembalian.

Bagi yang suka Mie Aceh, ada dua kedai yang populer di Medan. Pertama, Mie Aceh Titi Bobrok di Jalan Setiabudi No 17C dan kedua, Mie Aceh Baru di Jalan Setiabudi No 48.  Kedua kedai ini buka setiap pukul 11.00 WIB-21.00 WIB.

Anda yang bertandang ke Medan harus coba mi dengan campuran kepiting, bisa mi goreng atau mi kuah. Rasanya yang lezat dan kaya rasa rempah semakin terasa nimat disajikan bersama acar bawang, emping melinjo, dan irisan mentimun. Bagi yang tidak suka kepiting, bisa mencoba mie Aceh biasa, mie Aceh udang, mie Aceh daging, mie Aceh telur, atau mie Aceh cumi. Harganya pun tidak terlalu mahal, berkisar antara Rp8.000,00-Rp40.000,00 per porsi.

Anda juga patut Menjajal lezatnya sate padang di Medan. Salah satunya sate Al-Fresco. Sate Padang ini  enak dinikmati bersama taburan keripik singkong pedas. Campuran citarasa gurih, pedas, dan suara kriuk-kriuknya membuat  selera makan bertambah. Kedai Sate Padang Al-Fresco ada di  Jalan Perniagaan (Pajak Ikan) dan buka mulai pukul 19.00 WIB-22.00 WIB.

Selanjutnya Kedai Durian Ucok dan Kedai Durian Pelawi. Ini dia yang paling tersohor di Medan. Sekitar bulan Desember-Februari, harga durian relatif murah karena sedang musimnya, sekitar Rp15.000,00-Rp20.000,00 per buah. Tapi, jangan khawatir bila Anda datang sebelum Desember atau sesudah Februari, durian Medan selalu tersedia sepanjang tahun, hanya harganya saja menjadi sedikit lebih mahal.

Anda tidak perlu khawatir bila tidak bisa memilih durian. Pelayannya akan memilihkan durian sesuai keinginan pembeli. Mau yang manis legit atau manis pahit? Kalau tidak sesuai keinginan, Anda boleh mengembalikannya dan tidak perlu bayar.

Kurang lengkap rasanya kalau sudah ke Medan tapi tidak mampir ke Merdeka Walk, tempat jajan berkonsep outdoor. Tempat ini sangat ramai di malam hari dan merupakan salah satu tempat nongkrong anak muda Medan.

Di Nelayan Tenda, salah satu tempat makan yang ada di Merdeka Walk, Anda bisa menikmati pancake durian yang sangat populer di Medan. Cake ini terbuat dari buah durian tanpa biji dan dibalut dengan dadar yang tipis, so yummy!

Ehm... makanan-makanan khas Medan ini memang sangat menggoda dan membuat perut terasa lapar lebih awal. Jadi, bila berkunjung ke Medan jangan lupa berkunjung ke tempat-tempat kuliner ini dan rasakan sensasi lezatnya makanan ala Medan yang dijamin "Maknyus". (detikTravel/d)

T#gs
Komentar
Komentar
Silakan Login untuk memberikan komentar.
FB Comments