Minggu, 08 Des 2019
  • Home
  • Kuliner
  • Pelestarian Budaya dan Kuliner Lokal Olahan "B2"

Festival Kuliner Gunungsitoli

Pelestarian Budaya dan Kuliner Lokal Olahan "B2"

admin Minggu, 15 September 2019 12:53 WIB
SIB/Riswan H Gultom
MASAKAN TRADISIONAL: Ama Citra (tengah) pelaku usaha masakan tradisional Nias menyuguhkan berbagai olahan makanan dan minuman tradisional kepada pengunjung festival kuliner Gunungsitoli, Jumat (13/9).
Gunungsitoli (SIB) -Olahan daging babi atau sering disebut B2 menjadi primadona di festival kuliner dalam rangkaian Sail Nias, di Taman Yaahowu Gunungsitoli, Jumat (13/9). Panitia menyediakan 30 stand yang diisi para pelaku usaha makanan tradisional.

Ama Citra Zebua, salah satu peserta menyajikan olahan B2 yang menarik perhatian. Ia membuat masakan tradisional yang mulai dilupakan, padahal bernilai sejarah dan memiliki cita rasa tinggi.

Masakan tradisional tersebut yaitu Harinakhe, dimana bagian jeroan dan otak dicincang lalu direbus. Makanan ini dahulu dikhususkan bagi orangtua yang sudah sulit mengunyah makanan, sebab teksturnya lembut.

Ada lagi Niunago, yaitu daging yang diasapkan selama 8 jam, dicampur kelapa, kunyit, serai, bawang dibungkus daun pisang dimasak dengan cara dipanggang atau dikukus.

Lalu daging Nihobulu, yaitu daging babi yang diasinkan selama 2 minggu dengan membubuhi banyak garam, lalu dibungkus dengan daun bulufamo dan dimasak sesuai selera. "Nihobulu tahan lama, bisa sampai 6 bulan. Tergantung cara mengasinkan," katanya seraya menjelaskan, makanan ini kini sulit ditemukan. Selain makanan, Ama Citra juga memamerkan minuman air nira yang dicampur rendaman air kulit pohon.

Ia mengaku menjadi pelaku usaha makanan tradisional sebagai tanggung jawab moral melestarikan warisan nenek moyang. Sehari-hari ia membuka warung di kilometer 3,5 Gunungsitoli.

Wali Kota Gunungsitoli diwakili wakilnya Sowa'a Laoli mengatakan, festival tersebut untuk mengenalkan makanan tradisional kepada masyarakat, khususnya wisatawan. (BR9/t)
T#gs
Berita Terkait
Komentar
Komentar
Silakan Login untuk memberikan komentar.
FB Comments