Selasa, 15 Okt 2019
  • Home
  • Kuliner
  • Daun Ubi Tumbuk, Warisan Nenek Moyang Lezat Sepanjang Masa

Daun Ubi Tumbuk, Warisan Nenek Moyang Lezat Sepanjang Masa

admin Minggu, 30 Juni 2019 12:39 WIB
SIB/Jheslin M Girsang
TUMBUK SAYUR: Ibu rumahtangga, Noni menumbuk sayur daun ubi pada lesung di Raya Kabupaten Simalungun, Selasa (25/6).
Sayur daun ubi (singkong) yang ditumbuk merupakan sajian lezat sepanjang masa bersama keluarga. Resep dan cara mengolahnya cukup sederhana, namun memiliki citarasa.

Sejumlah kalangan ibu rumahtangga di Raya ibukota Kabupaten Simalungun menjadikan sayur daun ubi sebagai menu makanan menetap minimal 2 kali dalam seminggu. Sajian sedap tanpa penyedap rasa (zat kimia).

"Jika pandai meramu bumbu dan bisa menyesuaikan cara pembuatannya maka akan didapat sebuah sajian mantap yang sangat menggugah selera makan. Apalagi, daun singkong bermanfaat bagi tubuh," tutur ibu Nora di Raya, Selasa (25/6).

Ia mengatakan, anak-anak dan suaminya sangat menyukai sayur daun ubi tumbuk dan tidak pernah bosan. Lebih sedapnya lagi bila menunya dipadu dengan ikan teri yang disambal.

"Itu saja menunya, keluarga selalu lahap makannya. Tidak perlu makan daging-dagingan yang mengeluarkan biaya besar," ujarnya.
Terpisah, ibu Noni menjelaskan, sayur daun ubi tumbuk merupakan makanan spesial sejak dahulu kala mulai nenek moyang Simalungun.

Menurutnya, resepnya cukup sederhana dengan memanfaatkan daun ubi segar, lengkuas, jahe, cabe merah, bawang putih dan merah, serai dan ditumbuk bersamaan. Saat proses pematangan, bisa dicampur dengan air perasan santan dan garam secukupnya. (S05/d)
T#gs
Berita Terkait
Komentar
Komentar
Silakan Login untuk memberikan komentar.
FB Comments