Kamis, 14 Nov 2019
  • Home
  • Kuliner
  • Bubur Pedas Khas Batubara, Lezat dan Sehat

Bubur Pedas Khas Batubara, Lezat dan Sehat

Minggu, 29 November 2015 18:04 WIB
Saat berkunjung ke Batubara untuk pertama kalinya saya melihat ibu-ibu memasak bubur pedas dan ini juga pertama kali saya menikmatinya. Di Medan, bubur Melayu atau biasa disebut bubur pedas, hanya tersedia di bulan puasa. Biasanya disediakan di Mesjid Raya dan ada yang menjualnya di Jalan Setia Budi. Ada juga yang membuatnya pada acara resepsi maupun perayaan tertentu.

Ada beberapa resep membuat bubur pedas. Bubur Podas dari Tanjungbalai dan Langkat, pada umumnya memakai beras dan bumbu basah, seafood, ayam dan umbi-umbian.

Resep ibu Asni warga Desa Sukaraja, Kecamatan Air Putih, Batubara sangat berbeda. Resep ini menggunakan cengkaruk yang berbahan dasar beras, yang digongseng bersama rempah-rempah, sebagai bahan pengental sekaligus bumbu. Menggunakan ebi bukan ayam atau seafood, walau tentu saja bisa ditambahkah bahan lainnya sesuai selera.

Kami belum tahu rempah apa saja yang ada dalam Cengkaruk, kemungkinan hampir sama dengan bumbu bubur podas dari Tanjungbalai, hanya saja sudah disangrai dan dicampur. Cengkaruk hanya tersedia di bulan puasa.

Bubur Melayu selalu dihidangkan dengan anyang. Resep anyang ibu Asni sedikit berbeda dengan anyang biasanya yaitu tidak menggunakan ketumbar.
Seperti kebanyakan ibu rumah tangga, Ibu Asni memasak tanpa ukuran dan timbangan semuanya ditakar sendiri. Resep ini bukan untuk pemula, bagi yang selalu memasak resep ibu Asni ini sudah cukup memberi gambaran dengan hanya menyebutkan bahan-bahannya saja. Selamat mencoba. (C20/y)

T#gs
Komentar
Komentar
Silakan Login untuk memberikan komentar.
FB Comments