Sabtu, 23 Mar 2019
  • Home
  • Kriminal
  • Tidak Terima Dicerai Istri, Seorang Pria Tikam Leher Mantan Mertua

Tidak Terima Dicerai Istri, Seorang Pria Tikam Leher Mantan Mertua

admin Jumat, 15 Maret 2019 12:09 WIB
SIB/Roy Surya Damanik
TUNJUKKAN : Personel Reskrim Polsek Medan Barat menunjukkan barang bukti pisau yang digunakan tersangka MRS untuk menikam leher mantan mertuanya, di Mapolsek, Kamis (14/3).
Medan (SIB) -Tidak terima diceraikan istrinya, seorang pria berinisial MRS (30), warga Lorong 5, Kecamatan Medan Barat nekat menikam leher mantan mertuanya, Mawardi Lubis (50) warga Jalan Kartini, Kecamatan Medan Barat, Rabu (13/3) siang.

Personel Reskrim Polsek Medan Barat yang mendapat informasi tersebut, akhirnya membekuk tersangka tidak jauh dari lokasi.
Kanit Reskrim Polsek Medan Barat Iptu Herison Manullang kepada wartawan, Kamis (14/3) menjelaskan, sebelum menikam korban, Rabu (13/3) sekira pukul 12.00 WIB, tersangka datang ke rumah Mawardi dan ia melihat istrinya, Nurhayati (33) di teras rumah.

"MRS selanjutnya memanggil-manggil istrinya, namun Nurhayati justru berlari ke dalam rumah sembari berteriak memanggil ayahnya (korban-red). Korban selanjutnya menuju ke teras rumah, dan tiba-tiba tersangka menghampiri mantan mertuanya itu," ujar Kanit.
Korban dan tersangka, sambung Herison, terlibat pergumulan. Tiba-tiba MRS mengambil pisau dari balik pinggangnya dan langsung menikam leher korban hingga berulang-ulang. Warga sekitar yang melihat itu berupaya menolong korban.

"Mengetahui warga mulai berdatangan, tersangka langsung melarikan diri. Selanjutnya, keluarga korban dibantu warga membawa korban ke rumah sakit untuk mendapat perawatan medis. Selanjutnya, keluarga melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Medan Barat," terangnya.

Lanjutnya, dengan adanya informasi tersebut Kanit Reskrim bersama anggotanya langsung melakukan cek TKP. Selanjutnya, petugas melakukan pengejaran terhadap MRS. Tidak jauh dari lokasi tersangka dibekuk. Dari tersangka turut disita pisau miliknya. Selanjutnya, tersangka berikut barang bukti diboyong ke Mako guna menjalani pemeriksaan intensif.

"Dari keterangan istri tersangka, mereka sudah cerai dan perceraian itu sudah putus di Pengadilan Negeri (PN) Medan. Sementara itu, tersangka mengaku tidak ada menerima surat perceraian. Tersangka juga mengaku, kesal dengan korban lantaran mencampuri rumah tangga mereka," pungkasnya. (A16/A05/f)
T#gs
Berita Terkait
Komentar
Komentar
Silakan Login untuk memberikan komentar.
FB Comments