Senin, 14 Okt 2019

Tersangka Curanmor Roboh Ditembak Polisi

Sabtu, 11 Januari 2014 14:35 WIB
SIB/Desra Gurusinga
Tersangka : Tersangka AD saat diperiksa petugas di Mapolres Deli Serdang terkait kasus Curanmor yang menjeratnya, Jumat (10/1).
Lubuk Pakam (SIB)- Seorang tersangka Curanmor, AD (26), anak seorang PNS PN Lubuk Pakam warga Jalan Jenderal Sudirman Kelurahan Lubuk Pakam Pekan Kecamatan Lubuk Pakam, Jumat (10/1) dinihari ditembak anggota Satreskrim Polres Deli Serdang di Jalan Setia Budi Kelurahan Lubuk Pakam Pekan Kecamatan Lubuk Pakam. Tersangka ditembak petugas karena melawan petugas ketika hendak diamankan.

Keterangan diperoleh SIB menyebutkan, tersangka dan seorang temannya yang disebutnya dengan Jam warga Desa Sekip Lubuk Pakam (melarikan diri) mencuri sepedamotor Suzuki Shogun milik Ek Kiang di depan rumahnya di Jalan Perbatasan.

Saat itu, tersangka nongkrong di salah satu rumah di Gang Malinda  Lubuk Pakam Pekan.  Saat itu Jam menemuinya dan mengajaknya berkeliling Lubuk Pakam. Dengan mengendarai sepedamotor Astrea Grand keduanya berkeliling Lubuk Pakam.

Saat melintas di Jalan Perbatasan tepatnya di depan rumah korban, keduanya melihat sepedamotor Suzuki Shogun parkir di teras rumah. Dengan menggunakan kunci T yang sudah dipersiapkan sebelumnya, tersangka AD mencuri sepedamotor korban dan menyimpannya di rumah temannya di Gang Malinda. Sementara itu, korban yang sebelumnya berada di rumah bermaksud memasukkan sepedamotornya. Saat keluar dari rumah, korban terkejut melihat sepedamotornya sudah raib. Korban kemudian membuat pengaduan ke Polres Deli Serdang.

Mendapat laporan itu, sejumlah petugas Reskrim Polres Deli Serdang melakukan penyelidikan. Dalam tempo 2 jam, petugas mendapat kabar jika AD dan seorang temannya dicurigai mencuri sepedamotor korban. Petugas mencium keberadaan AD nongkrong di rumah temannya dan segera mendatangi rumah tersebut.

Tiba di sana, petugas langsung menciduk AD berikut sepedamotor curiannya. Selanjutnya, petugas membawa AD untuk mencari keberadaan Jam temannya. Versi Polisi, saat berada di lokasi kejadian, AD mencoba melawan petugas dengan meronta. Meski sudah diperingatkan agar tidak melawan, namun AD tidak memperdulikannya, sehingga seorang petugas menembak kaki sebelah kiri hingga tembus ke lutut depannya. Akibatnya tersangka roboh dan diboyong ke komando untuk menjalani pemeriksaan selanjutnya.

Kanit Idik I Iptu Musa Aleksandershah mengatakan, tersangka terpaksa ditembak karena melawan petugas. Saat ini tersangka masih diperiksa intensif guna pengembangan, sedangkan temannya masih diburu, ujarnya. (A25/x)
T#gs
Komentar
Komentar
Silakan Login untuk memberikan komentar.
FB Comments