Senin, 20 Mei 2019
  • Home
  • Kriminal
  • Terdakwa Akui Bisa Transaksi Narkotika di Lapas Pulau Simardan

Terungkap di Persidangan PN Tanjungbalai

Terdakwa Akui Bisa Transaksi Narkotika di Lapas Pulau Simardan

admin Kamis, 10 Januari 2019 16:33 WIB

Tanjungbalai (SIB) Seorang pria berinisial AL (31) terdakwa kasus kepemilikan narkotika jenis sabu seberat 0,24 gram yang juga selaku Narapidana di Lapas Klas II B Pulau Simardan dan mengakui di dalam Lapas itu bisa bertransaksi narkotika sesama para warga binaan Lapas tersebut.

Hal itu disampaikannya saat diperiksa di persidangan Pengadilan Negeri (PN) Tanjungbalai, Rabu (9/1). Dari keterangan terdakwa saat sidang mengatakan, barang bukti narkotika itu ditemukan dari belakang kamar Blok D Lapas Pulau Simardan dengan kondisi terbungkus di dalam sebuah plastik yang di dalamnya berisikan sabu yang telah dikemas dalam 7 plastik klip kecil transparan.

Rencananya, sabu itu dijual ke para Napi lainnya seharga Rp 50 ribu per bungkus. Terdakwa juga mengaku menyesali perbuatannya, mengingat dia masih menjalani masa hukuman penjara setelah divonis oleh Pengadilan Negeri Tanjungbalai selama 6 tahun penjara pada tahun 2015 lalu dengan kasus kepemilikan narkotika jenis ganja.

Dalam persidangan yang diketuai Majelis Hakim Dr Salomo Ginting juga mendengarkan keterangan saksi dari pihak sipir penjara yang menangkap terdakwa, pada 18 Juni 2018 lalu. Dari keterangan saksi, terdakwa ditangkap atas informasi dari Napi Lapas yang mengatakan, terdakwa memiliki narkotika jenis sabu di dalam Lapas tersebut.

Saat ditangkap, barang bukti sabu itu ditemukan di dalam kantong celana terdakwa. Usai pemeriksaan saksi dan terdakwa, sidang kembali dijadwalkan pada Selasa (15/1) dengan agenda pembacaan tuntutan oleh JPU terhadap terdakwa. (E09/q)

T#gs
Berita Terkait
Komentar
Komentar
Silakan Login untuk memberikan komentar.
FB Comments