Sabtu, 07 Des 2019
  • Home
  • Kriminal
  • Terbukti Edarkan 420 Butir Pil Ekstasi, Dua Pria Divonis Masing-masing 13 Tahun Penjara

Terbukti Edarkan 420 Butir Pil Ekstasi, Dua Pria Divonis Masing-masing 13 Tahun Penjara

admin Jumat, 09 Agustus 2019 14:00 WIB
SIB/Dok
Dua terdakwa kurir 420 butir ekstasi Juliandi (26) dan Sudra Eryanto (41) divonis 13 tahun penjara oleh Hakim Nazar Effriandi di PN Medan, Kamis (8/8/2019).
Medan (SIB) -Dua warga Kabupaten Simalungun, Juliandi (26) dan Sudra Eryanto (41) dihukum masing-masing selama 13 tahun penjara serta denda Rp 1 miliar subsider 6 bulan kurungan. Keduanya dinyatakan terbukti mau mengedarkan narkotika jenis pil ekstasi sebanyak 420 butir.

"Menjatuhkan hukuman pidana penjara kepada kedua terdakwa masing-masing selama 13 tahun dan denda Rp 1 miliar subsider 6 bulan kurungan," ucap Majelis Hakim yang diketuai oleh Nazar Efriandi di Ruang Cakra III Pengadilan Negeri (PN) Medan, Kamis (8/8) sore.

Dalam amar putusan majelis hakim, hal yang memberatkan, perbuatan kedua terdakwa tidak mendukung program pemerintah untuk memberantas narkotika dan para generasi muda. "Sedangkan hal yang meringankan, kedua terdakwa bersikap sopan, menyesali perbuatannya dan belum pernah dihukum," ujar hakim Nazar.

Kedua terdakwa dinyatakan terbukti melanggar Pasal 112 ayat (2) jo Pasal 132 ayat (1) UU Nomor 35 Tahun 2009 Tentang Narkotika. Menanggapi putusan itu, baik Jaksa Penuntut Umum (JPU) Febrina Sebayang maupun penasihat hukum kedua terdakwa menyatakan pikir-pikir, apakah menerima atau melakukan upaya hukum banding ke Pengadilan Tinggi (PT) Medan.

Dalam dakwaan JPU Febrina Sebayang, dua petugas dari Ditres Narkoba Poldasu mencurigai gerak-gerik terdakwa Juliandi di depan Taman Makam Pahlawan (TMP) Jalan SM Raja Kelurahan Timbang Deli Kecamatan Medan Amplas.

Ternyata, warga Kabupaten Simalungun itu sedang menunggu angkutan umum untuk ke luar kota. Petugas juga ikut masuk ke dalam angkutan dan memeriksa barang bawaan Juliandi.

"Dari dalam tas sandang warna coklat milik Juliandi, petugas menemukan satu bungkus plastik klip tembus pandang yang berisi pil ekstasi sebanyak 180 butir warna hijau bentuk boneka. Kemudian, 240 butir pil ekstasi jenis happy five (H5) dan uang sebesar Rp 300.000 juga ditemukan. Total pil ekstasi yang ditemukan sebanyak 420 butir," ujar JPU.

Ketika diinterogasi, Juliandi menerangkan, ekstasi tersebut diperoleh dari Sudra Eryanto. Sebelumnya, Minggu tanggal 9 Desember 2018, kedua terdakwa bersama-sama berangkat dari Kota Pematangsiantar menuju Medan.

Mereka tiba di Medan, Senin (besoknya). Kedua terdakwa kemudian menginap di Wisma Salemba, Jalan Iskandar Muda, Medan.
Senin sekitar pukul 20.00 WIB, Juliandi melihat Sudra Eryanto memperlihatkan satu bungkus plastik klip tembus pandang berisi 180 butir pil ekstasi warna hijau bentuk boneka dan 240 butir pil happy five (H5).

"Keesokan harinya sekira jam 15.00 wib, Juliandi disuruh pulang lebih dulu ke Pematangsiantar berikut pil ekstasi tersebut dan uang saku Rp 300.000," ucap Febrina.

Secara terpisah, Sudra Eryanto diamankan petugas di Jalan Tamtama, Kelurahan Satria, Kecamatan Binjai Kota. Namun, ketika dibekuk di tempat kos-kosan tersebut, Sudra sedang bersama Diego Sihotang (berkas terpisah).

Di kamar kos-kosan tersebut, petugas juga menemukan satu bungkus plastik klip putih berisi sabu seberat 0,12 gram. Ketika diinterogasi, sabu tersebut diperoleh dari Hendrik (DPO) atas pesanan Diego Sihotang. (M14/f)

T#gs
Berita Terkait
Komentar
Komentar
Silakan Login untuk memberikan komentar.
FB Comments