Selasa, 15 Okt 2019
  • Home
  • Kriminal
  • Sindikat Perampokan yang Mengaku Polisi Ditangkap

Sindikat Perampokan yang Mengaku Polisi Ditangkap

admin Jumat, 12 Juli 2019 11:34 WIB
SIB/Saut Sihombing
Paparkan : Wakil Direktur Reskrimum Polda Sumut AKBP Donald Simanjuntak saat memaparkan sindikat pencurian disertai kekerasan dengan modus pura-pura menjadi polisi, Kamis (11/7).
Medan (SIB) -Subdit III Ditreskrimum Polda Sumut meringkus 4 pelaku sindikat perampokan dengan modus berpura-pura menjadi polisi. Sedangkan dua orang lagi masih dalam pemburuan.

Direktur Reskrimum Polda Sumut Kombes Pol Andi Rian melalui Wakil Dirreskrimsus Polda Sumut AKBP Donald Simanjuntak mengatakan, para pelaku ditangkap atas laporan korban M Imam Syahfii (28) warga Jalan H Jalal Gang Tabah Desa Bintang Meriah Kecamatan Batang Kuis Kabupaten Sergai dengan nomor LP/1709/K/VI/2019/SPKT Percut. Dalam laporannya, korban yang merupakan juru parkir mengaku kalau pelaku merampas sepedamotornya sambil menodongkan senjata air soft gun.

"Pada 28 Juni 2019, korban yang sedang bekerja didatangi oleh para pelaku," ujarnya, Kamis (11/7).

Para pelaku yang berjumlah 6 orang datang menggunakan mobil minibus warna silver. "Kemudian para pelaku mengaku polisi," sebut Donald.

Korban yang sedang duduk di atas sepedamotornya dituduh sebagai bandar narkoba. "Sambil mengancam korban dengan air soft gun," kata dia.

Dengan tangan diborgol dan kepala ditutupi dengan kain goni, korban dimasukkan ke mobil. Sementara sebagian pelaku membawa motor milik korban.

"Kemudian korbannya diturunkan di Lapangan Ladon Kawasan Kecamatan Percut Sei Tuan," sebut mantan Kapolres Binjai.
Merasa dirugikan, akhirnya korban menyampaikan, laporan ke pihak kepolisian. "Setelah laporan itu, kita (Subdit III Ditreskrimum) melakukan penyelidikan. Pada tanggal 2 Juli 2019, kita menerima informasi salah satu pelaku berinisial AS (30), warga Jalan Pelikan Percut Sei Tuan berada di Jalan Asia Medan. Kemudian polisi melakukan pengejaran dan menangkap pelaku," ujarnya.

Polisi kemudian melakukan pengembangan dan menangkap dua pelaku lagi berinisial MRP alias Parlis (37), warga Jalan Wasano Medan Timur dan GSSM (37), warga Jalan Garuda Kecamatan Percut Sei Tuan yang merupakan oknum polisi aktif yang bertugas di Sat Sabhara Polrestabes Medan, di Pasar V Tembung. "Kemudian kita interogasi dari dua pelaku, kemudian kita menangkap seorang lagi pelaku berinisial MR (26), warga Jalan Mayjend Sutoyo Kecamatan Medan Barat. Tersangka R kita tangkap di kediamannya," ujarnya.

Dari penangkapan R, polisi menyita dua pucuk senjata airsoft gun dari rumahnya. "Senjata ini digunakan pelaku beraksi," terang dia.
Saat ini petugas masih melakukan pengejaran terhadap dua pelaku (S dan B) dan penadah. "Untuk sementara laporannya masih satu orang, masih kita telusuri lagi apakah ada korban lainnya," terang dia.

Masih Donald menyebutkan, peran masih-masing pelaku berbeda. "Keempat pelaku yang kita tangkap ini ikut serta menangkap pelaku. Sedangkan dua orang pelaku yang masih buron perannya mencari target (korban)," kata dia.

Untuk para pelaku, dikenakan pasal 365 ayat 1 dan 2 dengan ancaman 12 tahun penjara. (M18/f)
T#gs
Berita Terkait
Komentar
Komentar
Silakan Login untuk memberikan komentar.
FB Comments