Rabu, 23 Okt 2019
  • Home
  • Kriminal
  • Seorang Kurir Ganja Asal Aceh Ditembak di Langkat

Seorang Kurir Ganja Asal Aceh Ditembak di Langkat

admin Senin, 07 Oktober 2019 11:34 WIB
SIB/Dok
Ganja : Petugas Satuan Reserse Narkoba Polres Langkat mengamankan barang bukti ganja seberat 6 Kg dari seorang kurir saat melintas di Jalan Lintas Sumatera Medan-Aceh Desa Kwalabegumit Kecamatan Stabat, Langkat , Minggu (6/10)
Langkat (SIB) -Satuan Reserse Narkoba Polres Langkat menangkap seorang kurir narkotika jenis ganja seberat 6 kilogram saat melintas di Jalan Lintas Sumatera Medan-Aceh tepatnya di Desa Kwalabegumit Kecamatan Stabat, Langkat , Minggu (6/10) Pukul 07.00 WIB.

Tersangka And (24) seorang petani warga Dusun Lama Desa Sawang Kecamatan Sawang Kabupaten Aceh Utara, Provinsi NAD ,terpaksa ditembak karena mencoba melarikan diri saat petugas melakukan pengembangan kasus di Desa Kwalabingai Stabat .

"Tersangka coba melarikan diri sehingga dilakukan tindakan tegas terukur dan telah mendapat perobatan," sebut Kasat Narkoba Polres Langkat AKP Adi Haryono, via telepon selularnya Minggu (6/10) .

Diakui, terungkapnya kurir narkotika itu berkat laporan warga bahwa ada seorang penumpang Bus dari Aceh menuju Medan melintas di lokasi. Informasi tersebut ditindakjlanjuti Sat Narkoba Polres Langkat dalam rangkaian Operasi Antik 2019
Tidak lama ditunggu bus melintas tepat di Jalinsum Desa Kwalabegumit dan petugas dipimpin Kasat Res Narkoba AKP Adi Haryono langsung melakukan penyetopan dan penggeledahan terhadap penumpang dan barang bawaan
Pria yang dicurigai duduk dalam bus digeledah termasuk pakaian dan barang bawaannya. Hasil penggeledahan ditemukan dalam tas ransel 6 ball berlakban daun ganja kering . Turut disita HP dan uang Rp 200 ribu dari tersangka.

Hasil interogasi, tersangka mengaku disuruh pria Za, warga Aceh Utara, NAD, mengantarkan 6 Kg ganja itu ke Kota Pematangsiantar. Setelah sampai di lokasi akan diarahkan kembali oleh Za siapa yang menerima serta akan diberi upah Rp 200 ribu per kilogramnya.

Namun saat akan dilakukan upaya pengembangan terhadap kasus tersebut di kawasan Pasar 7 Desa Kwalabingei Stabat, tersangka berusaha melarikan diri. Walau sudah diberi tembakan peringatan, tidak digubris, akhirnya ditembak mengenai betis kiri tersangka",sebut Kasat Reskrim AKP Adi Haryono. (M-24/c).
T#gs
Berita Terkait
Komentar
Komentar
Silakan Login untuk memberikan komentar.
FB Comments