Jumat, 07 Agu 2020
  • Home
  • Kriminal
  • Seorang Kakek Pengedar Ganja Divonis 6 Tahun dan Denda Rp 1 Miliar

Seorang Kakek Pengedar Ganja Divonis 6 Tahun dan Denda Rp 1 Miliar

Sabtu, 01 Agustus 2020 16:37 WIB
internet

Ilustrasi

Simalungun (SIB)
Edi Sanusi Saragih alias Pablo (55) penduduk Simpang Kampung Jawa Kelurahan Perdagangan III Kecamatan Bandar, terbukti menjadi pengedar 50 gram ganja, divonis 6 tahun denda Rp 1 miliar subsider 6 bulan di sidang online Pengadilan Negeri (PN) Simalungun, Kamis (30/7).

Jaksa Firmansyah SH semula menuntut terdakwa 5 tahun denda yang sama dengan vonis hakim. Terdakwa ditangkap anggota Polres Simalungun pada Kamis, 13 Februari 2020 pukul 17.00 Wib di kedai tuak di Perdagangan III kampung terdakwa.
Sebanyak 22 bungkus ganja, satu gulung kertas tik tak dinyatakan dimusnahkan dan uang Rp 50 ribu hasil penjualan ganja dirampas untuk negara.

Menurut hakim, berdasarkan fakta yang terungkap di persidangan, melalui keterangan saksi-saksi, dikaitkan dengan barang bukti ganja yang dimasukkan ke dalam kaleng rokok dan pengakuan terdakwa, perbuatan terdakwa terbukti melanggar pasal 114 ayat (1) UURI No 35 Tahun 2009 tentang narkotika.

Menurut terdakwa, pagi itu ia dengan menumpang bus berangkat menuju kota Limapuluh Batubara untuk membeli ganja seharga Rp 150 ribu dari A (DPO).Terdakwa pulang ke rumahnya lalu membagi ganja menjadi 25 paket kecil lalu memasukkannya ke dalam kaleng rokok.

Kemudian terdakwa menyembunyikan kaleng berisi ganja tersebut di belakang satu kedai tuak Pasar III Perdagangan. Terdakwa sambil minum tuak menunggu pembeli dan ternyata diciduk polisi yang sudah mendapat informasi terkait perbuatan terdakwa.

Menyikapi vonis majelis bakim diketuai Hendrawan SH, terdakwa didampingi pengacara Sintong Sihombing SH masih pikir-pikir.(S03/d)
T#gs dendaDivonisKakek Pengedar Ganja
Komentar
Komentar
Silakan Login untuk memberikan komentar.
FB Comments