Kamis, 20 Jun 2019

Kasus Pencabulan Anak

Saut Martumbur Nababan Divonis 10 Tahun

admin Selasa, 11 Juni 2019 12:31 WIB
SIB: Bongsu Batara Sitompul
DIVONIS: Guru SD Negeri 173297 Sigumbang Kecamatan Siborongborong Saut Martumbur Nababan divonis 10 tahun penjara oleh Majelis Hakim PN Tarutung atas kasus pencabulan terhadap anak di bawah umur.
Taput (SIB) -Guru SD Negeri 173297 Sigumbang Kecamatan Siborongborong Saut Martumbur Nababan divonis 10 tahun penjara oleh Majelis Hakim Pengadilan Negeri (PN) Tarutung, Senin (10/6). Saut Martumbur Nababan menjadi terpidana kasus pencabulan terhadap anak di bawah umur.

Sidang dipimpin oleh Hendara Utama Sutardodo Sipayung, SH, MH dan dua hakim anggota Jefri Meyaldo Harahap, SH, MH dan Hendrik Tarigan, SH, MH.

Terpidana Saut Martumbur Nababan langsung diperintahkan oleh Majelis Hakim untuk langsung ditahan di Rumah Tahanan (Rutan) Kelas II B Tarutung.

Keluarga terpidana tidak terima atas putusan majelis hakim dan meminta keadilan diberikan kepada Saut Martumbur Nababan. Pihak keluarga terlihat menangis histeris atas hukuman yang dijatuhkan kepada Saut Martumbur Nababan. Atas putusan hakim tersebut, Kuasa Hukum Terpidana Juma Tongam Simamora, SH, MH akan melakukan banding.

Di persidangan pembacaan tuntutan Selasa (21/5) lalu, Saut Martumbur Nababan dituntut hukuman oleh Jaksa Penuntut Umum (JPU) selama 12 tahun penjara berdasarkan UU RI Nomor 35 Tahun 2014 tentang Perlindungan Anak dengan ancaman hukuman minimal 5 tahun penjara dan maksimal 15 tahun penjara.

Setelah divonis 10 tahun penjara oleh majelis hakim, para orangtua korban pencabulan langsung menjumpai Bupati Taput Nikson Nababan di rumah dinas Bupati Taput.

Para orangtua disambut dengan baik oleh Bupati Taput dan menyampaikan terima kasih kepada Bupati Taput yang telah memberikan perhatian serius supaya kasus Saut Martumbur Nababan ditangani serius oleh penegak hukum.

Dalam kesempatan itu, Bupati Taput Nikson Nababan menegaskan, bila putusan sudah inkrah, pihaknya akan mengeluarkan surat pemecatan terhadap Saut Martumbur Nababan sesuai dengan UU ASN. Saat ini, Pemkab Taput masih menonaktifkan Saut Martumbur Nababan dari PNS.

"Disamping itu juga, saya menghimbau kepada para orangtua korban supaya menjaga para anaknya dengan baik dan memberikan penghiburan kepada anak - anaknya supaya mental para anak tidak terganggu akibat kasus tersebut, " ujar Nikson.
Nikson juga menyampaikan, kalau ada pihak keluarga korban mendapat ancaman dari pihak manapun, silahkan laporkan ke penegak hukum. (G02/c)
T#gs
Berita Terkait
Komentar
Komentar
Silakan Login untuk memberikan komentar.
FB Comments