Selasa, 21 Jan 2020
  • Home
  • Kriminal
  • Sat Polair Gagalkan Penyelundupan 45 TKI Ilegal dan 1,3 Kg Sabu dari Malaysia

Sat Polair Gagalkan Penyelundupan 45 TKI Ilegal dan 1,3 Kg Sabu dari Malaysia

admin Kamis, 27 Desember 2018 15:30 WIB
SIB/Usni Pili Panjaitan
Tanjungbalai (SIB)- Satuan Polisi Air (Sat Polair) Polres Tanjungbalai menggagalkan penyelundupan 45 TKI ilegal dan 1,3 Kg sabu dari Malaysia, Selasa (25/12) di Kuala Sei Sembilang, Asahan.

Terungkapnya upaya penyelundupan manusia dan sabu dari Malaysia ke Tanjungbalai, berawal Selasa (25/12) sekira pukul 14.10 WIB, kapal Patroli Sat Polair Polres Tanjungbalai KP II-2027 yang berpatroli di sekitar Kuala Sei Sembilang melihat satu unit kapal kayu kandas.

Setelah didekati ternyata kapal kayu bercat warna kuning itu disesaki 48 penumpang terdiri dari 35 lelaki, 7 wanita dan 3 orang masih anak-anak. "Sebenarnya mau dilakukan pemeriksaan di atas kapal saat di perairan, namun khawatir ada lompat atau jatuh, kan membahayakan. Makanya kapal ditarik ke Mako Sat Polair Tanjungbalai untuk diperiksa identitas dan barang bawaannya, mana tahu ada bawa narkoba," kata Kapolres Tanjungbalai AKBP Irfan Rifai didampingi Kasat Polair AKP Agung Basuni kepada SIB, Rabu (26/12) dinihari di Mako Sat Polair Tanjungbalai.

Setiba di Mako Polair Tanjungbalai, 48 penumpang kapal diperiksa petugas. Hasilnya diketahui nahkoda kapal tanpa nama bermesin dompeng 30 itu, AS, dua ABK yakni M dan J. Ketiga warga Tanjungbalai ini diperiksa intensif di Polres Tanjungbalai.

"45 TKI yang pulang secara ilegal ini berasal dari daerah di Indonesia. Setelah diperiksa seluruh TKI akan diserahkan ke Imigrasi. Mengejutkan, hanya dengan kapal kayu ukuran kecil begini bisa disesaki 45 orang, kok bisa ya," kata Irfan mengaku heran setelah mengamati kondisi kapal yang kecil membandingkan jumlah TKI yang disembunyikan dalam lambung kapal dari Malaysia ke Tanjungbalai selama lebih 12 jam perjalanan laut.

Kasat Polair Polres Tanjungbalai AKP Agung Basuni kepada SIB menjelaskan, ketiga nahkoda dan ABK diperiksa intensif terkait penemuan satu kotak mie instan berisi puluhan sachet minuman asal Malaysia. "Kita dalami apakah ketiganya terlibat penyelundupan narkoba, sebab kita temukan 50 sachet yang sengaja dikemas untuk mengelabui perhatian petugas. Ternyata dari pemeriksaan kita dapati 50 sachet berisi narkoba jenis sabu yang beratnya mencapai 1.370 gram," ujar Agung.

Pasca pengungkapan sabu dan TKI ilegal, Wali Kota Tanjungbalai M Syahrial menyempatkan diri berkunjung ke Mako Sat Polair. Kedatangan Syahrial disambut Kapolres Tanjungbalai AKBP Irfan Rifai dan Kasat Polair AKP Agung Basuni, Rabu (26/12) sekira pukul 00.30 WIB.

"Sungguh mengherankan, segala cara mereka lakukan. Kita akan tingkatkan pengawasan mencegah masuknya narkoba ke kota ini," ujar Syahrial.

Terkait pemeriksaan nahkoda dan ABK kapal penyelundup sabu, menurut Agung kepada SIB, Rabu (26/12) siang, ketiganya masih diperiksa untuk mengungkap aktor di balik penemuan 1,37 Kg sabu. "Masih diperiksa dan didalami keakuratannya, sabar ya nanti dikabari hasilnya," tegas Agung. (E08/h)

Editor: admin

T#gs
Komentar
Komentar
Silakan Login untuk memberikan komentar.
FB Comments