Jumat, 20 Sep 2019
  • Home
  • Kriminal
  • Sat Narkoba Polres Asahan Tembak DPO Kasus Sabu

Sat Narkoba Polres Asahan Tembak DPO Kasus Sabu

admin Jumat, 23 Agustus 2019 12:51 WIB
SIB/Mangihut Simamora
MERINGIS : Disaksikan Kanit II Sat Narkoba Polres Asahan Iptu Syamsul Adhar, tersangka MR alias R, meringis kesakitan akibat kakinya dihadiahi timah panas oleh polisi, ketika dibawa ke RSU HAMS Kisaran, Kamis (22/8).
Kisaran (SIB) -Tim Opsnal Sat Narkoba Polres Asahan menangkap 2 orang pria masing-masing berinisial MR alias R (26) dan GAS alias G (19), keduanya warga Jalan Prof HM Yamin Gang Kuini Kelurahan Kisaran Naga Kecamatan Kisaran Timur Kabupaten Asahan karena diduga merupakan pengedar sabu di areal kebun durian Jalan Durian Kelurahan Kisaran Naga Kecamatan Kisaran Timur, Rabu (21/8) sekira pukul 23.00 WIB.

"Terhadap MR (DPO kasus sabu) diberi tindakan tegas dan terukur ditembak kakinya, karena melawan dan berusaha melarikan diri saat akan ditangkap," ungkap Kapolres Asahan melalui Kasat Narkoba AKP Antony Tarigan, Kamis (22/8).

Dijelaskan, penangkapan kedua tersangka berhasil dilakukan berawal dari informasi masyarakat yang menyebutkan dalam sebuah gubuk di areal kebun durian di Jalan Durian Kelurahan Kisaran Naga, dijadikan tempat transaksi sabu.

"Tidak hanya itu, info juga menyebutkan MR alias R DPO kasus sabu yang memang sedang kita cari sering berada di gubuk itu," ujar Antony.

Menindaklanjutinya, sebut Antony, dia memerintahkan Tim Opsnal untuk memantau lokasi dimaksud. Setelah kurang lebih 1 jam mengendap, petugas melihat 2 orang di samping gubuk sedang menimbang dan memasukkan butiran kristal diduga sabut ke plastik klip atau biasa dinamakan paket. Keduannya kemudian ditangkap, namun MR melakukan perlawanan serta berusaha melarikan diri. Tidak mau buruan lepas, tembakan peringatan dilakukan tetapi tidak digubris MR sehingga 2 peluruh diarahkan ke kaki tersangka dan membuat MR tersungkur.

Dari tersangka berhasil diamankan barang bukti , yakni 34 paket plastik klip diduga berisi sabu, 1 bungkus plastik klip besar diduga berisi sabu seberat 53,44 gram (brutto), 1 bungkus plastik klip kosong, 1 timbangan digital, 4 pipet skop sabu, 2 dompet kecil dan 1 Hp android merk Samsung.

"Dari hasil introgasi MR mengakui barang bukti sabu tersebut adalah miliknya. Saat ditangkap dia sedang mempaketi sabu ke plastik klip, selanjutnya di ecer dibantu GAS. Berdasarkan pengakuannya, barang haram itu diperoleh dari rekannya berinisial Y, warga Kota Tanjung Balai," pungkas Antony.(A02/c)
T#gs
Berita Terkait
Komentar
Komentar
Silakan Login untuk memberikan komentar.
FB Comments