Senin, 21 Okt 2019
  • Home
  • Kriminal
  • Ribut dengan Tetangga Gara-gara Sampah, Seorang Ibu Dibui

Ribut dengan Tetangga Gara-gara Sampah, Seorang Ibu Dibui

Jumat, 10 Januari 2014 14:01 WIB
SIB/int
Ilustrasi
Jakarta (SIB)-  Yayan Nurhayati 43, tidak pernah menyangka akan masuk bui gara-gara ribut dengan tetangga akibat dituduh membuang sampah. Ibu dua anak yang bekerja sebagai tenaga pembantu di TK Islam Baiturahim, Duren Sawit itu kini dijebloskan ke Rutan Pondok Bambu.

"Kasusnya pertengkaran dengan tetangga yang menuduh keluarga Ibu Yayan membuang sampah di halaman rumah Ny Fauzi," ujar Mulyadi, kakak Yayan saat ditemui di rumah Yayan, Jl Kecubung 3, Duren Sawit, Jakarta Timur, Kamis (9/1).

Yayan dipenjara sejak Senin 6 Januari oleh Kejari Jaktim. Kasus itu bermula saat Fauzi, tetangga sebelah Yayan pada 1 Juli 2013 usai maghrib marah karena ada sampah di halaman rumahnya. Fauzi menuduh Yayan sebagai pelakunya. Kemudian terjadi debat mulut dan menghina Yayan dan keluarganya serta almarhum ibu keluarga Yayan.

Fauzi lalu melapor ke Polsek Duren Sawit atas dugaan penganiayaan. Dalam laporan itu Yayan disebut memukul Fauzi di tengah keributan adu mulut.

Pemanggilan perdana pada Yayan yakni 2 Juli 2013. Setelah pemanggilan ketiga, polisi meminta Yayan dan Fauzi berdamai. Namun Fauzi menolak.

"Ny Fauzi yang melaporkan Yayan menolak dan bilang tidak mau berdamai sebelum Yayan masuk penjara," kata Mulyadi.

Setelah itu, Yayan diminta datang ke Polsek Duren Sawit dan dibawa ke Kejari Jaktim pada 6 Januari 2014. Pada hari itu juga Yayan dijebloskan ke Rutan Pondok Bambu setelah diperiksa 4 jam.

Keluarga lalu minta penangguhan penahanan dan ditolak. Karena harus ada surat penangguhan dari kejaksaan dan uang tunai Rp 5 juta yang diminta oleh oknum jaksa berinisial Y.

"Karena tidak sanggup (bayar uang) Yayan ditahan di rutan," ucap Mulyadi. (detikcom)
T#gs
Komentar
Komentar
Silakan Login untuk memberikan komentar.
FB Comments