Senin, 21 Okt 2019
  • Home
  • Kriminal
  • Rampok PSK Usai Berhubungan Intim, Pria Bertato Ditangkap Polisi

Rampok PSK Usai Berhubungan Intim, Pria Bertato Ditangkap Polisi

Sabtu, 11 Januari 2014 14:13 WIB
SIB/int
Ilustrasi
Jakarta (SIB)- Seorang wanita pekerja seks komersial (PSK) berusia 25 tahun diajak berkencan oleh pria berinisial MDT (34). Bukannya membayar usai berhubungan intim, MDT malah menyekap dan merampok sang PSK.

Kapolsek Tamansari, AKBP Adi Vivid mengatakan, peristiwa tersebut terjadi pada 16 Juni 2013 lalu sekitar pukul 06.00 WIB. MDT yang berkenalan dengan korban di Jalan Hayam Wuruk, langsung mengajaknya untuk check in di hotel di kawasan Mangga Besar. Ia mengimingi korban dengan imbalan Rp 400 ribu.

Usai berhubungan badan, pria yang memiliki tato di tangan kanannya ini kemudian menyekap korban. Dalam kondisi tanpa busana, korban diikat dengan kaos, pakaian dalam dan ikat rambut yang semula dikenakannya.

Tak selesai disitu, puas menguasai harta korban, MDT juga memaksa perempuan yang tinggal di Cengkareng ini untuk melakukan seks oral. Ia kemudian membesarkan volume televisi dan meninggalkan korban dengan mengunci kamar hotel nomor 103 itu dari luar.

Usai kejadian, MDT langsung kabur. Ia baru tertangkap pada Senin (16/12) lalu.

"Tersangka mengaku telah menjambret 2 kali. Namun aksi penyekapan baru dilakukannya sekali," kata Adi di kantornya, Kamis (9/1).

MDT diancam dengan KUHP pasal 365 tentang pencurian dengan kekerasan. "Ancaman hukuman di atas 5 tahun," kata Adi.

MDT yang dihadirkan dalam jumpa pers mengatakan aksinya dilakukan spontan karena melihat ponsel korban yang bagus.

"Saya ancam agar dia jangan teriak. Lalu saya ambil handphone, cincin dan gelangnya," kata MDT. (detikcom/q)
T#gs
Komentar
Komentar
Silakan Login untuk memberikan komentar.
FB Comments