Selasa, 22 Sep 2020
  • Home
  • Kriminal
  • Polsek Tanjungbalai Utara Bekuk 3 IRT Komplotan Copet

Polsek Tanjungbalai Utara Bekuk 3 IRT Komplotan Copet

Rabu, 16 September 2020 17:29 WIB
Foto SIB/Usni Pili Panjaitan

COPET: Ketiga IRT komplotan spesialis copet saat diamankan di Polsek Tanjungbalai Utara, Selasa (15/9).

Tanjungbalai (SIB)
Polsek Tanjungbalai Utara membekuk 3 wanita komplotan copet dari Pasar Bahagia, Kecamatan Tanjungbalai Selatan, Kota Tanjungbalai, Senin (14/9) sekira pukul 10.30 WIB.

Ketiga ibu rumah tangga (IRT) itu ditangkap Polsek Tanjungbalai Utara bersama Tekab Reskrim dan Polwan Polres Tanjungbalai, dari lokasi berbeda. Ketiga pelaku yang diamankan, yakni P alias Ipon (45), S alias Nani (35) dan Su alias Sisu (37), ketiganya warga Kecamatan Air Joman, Kabupaten Asahan.

Kapolres Tanjungbalai AKBP Putu Yudha Prawira kepada SIB, Selasa (15/9) mengatakan, komplotan copet itu diungkap atas laporan korban, Yesi (40) warga Jalan Kelong Kelurahan Sei Merbau, Kecamatan Teluk Nibung.

Korban yang berstatus IRT itu melaporkan kasus pencurian yang dialaminya ke Polsek Tanjungbalai Utara, Senin 22 Juni 2020. Korban mengaku kehilangan 1 dompet warna biru berisi ATM, KTP dan uang Rp3 juta. "Korban dalam laporannya mengaku jadi korban pencurian, saat hendak membeli emas di toko mas Milala di Pasar Suprapto, Kecamatan Tanjungbalai Utara. Komplotan ini berhasil mencuri dompet dari dalam tas sandang milik korban,"ujar Putu.

Menindaklanjuti laporan korban, Polsek Tanjungbalai Utara dibantu Tekab Reskrim dan Polwan Polres Tanjungbalai melakukan penyelidikan. "Selain keterangan korban, ada bukti rekaman CCTV milik toko mas Milala terlihat pelaku mengambil dompet milik korban,"kata Putu dalam CCTV itu pelaku pencurian sebanyak 4 orang.

Setelah hampir tiga bulan sejak lampiran diterima, akhirnya Senin (14/9) sekira pukul 10.30 WIB, dari Pasar Bahagia, Kecamatan Tanjungbalai Selatan, petugas Polsek Tanjungbalai Utara dibantu Tekab Reskrim dan Polwan Polres Tanjungbalai, meringkus seorang komplotan copet itu.

P alias Ipon diringkus saat akan melakukan aksi pencurian. Setelah diinterogasi dan sesuai hasil rekaman CCTV, maupun dengan mempertemukan korban, akhirnya P alias Ipon tak dapat berkelit dan mengakui perbuatannya bersama tiga rekannya S alias Nani, Su alias Sisu dan Sa.

P mengaku agar aksi mereka berjalan mulus, komplotan copet itu berpura-pura sebagai pembeli sembari mendekati korbannya. Selanjutnya seorang pelaku mengambil dompet korban dari dalam tas sandang. Sementara korban tak sadar karena menawar barang yang hendak dibelinya.

Setelah mengambil dompet korban, keempat pelaku pergi dengan berpura-pura tak jadi membeli. Barang hasil curian dibagi rata masing-masing mendapatkan Rp750 ribu.

Tak ingin menunggu lama, dari keterangan P petugas melakukan pengembangan untuk menangkap 3 pelaku lainnya. Sekira pukul 22.40 WIB, polisi menangkap S alias Nani dari rumahnya di Desa Punggulan, Kecamatan Air Joman, Asahan.

Hanya hitungan menit, petugas kembali meringkus Su alias Sisu dari rumahnya yang masih satu kampung dengan S alias Nani. "Seorang pelaku berinisial Sa (28) yang beralamat di Desa Sei Lama, Kecamatan Sei Dadap, Asahan, belum tertangkap dan berstatus daftar pencarian orang (DPO),"tegas Putu.

Barang bukti yang diamankan dari hasil pencurian yang dilakukan komplotan itu, di antaranya, sepasang baju dan celana panjang warna kuning dari P alias Ipon, sehelai baju hasil kejahatan dari S alias Nani, sepasang baju dan celana panjang hasil kejahatan dari Su alias Sisu.(A08/c)

T#gs AKBP Putu Yudha PrawiraIRTKomplotan Copetpolsek tanjungbalai utara
Komentar
Komentar
Silakan Login untuk memberikan komentar.
FB Comments