Rabu, 20 Nov 2019
  • Home
  • Kriminal
  • Polsek Patumbak Ringkus 2 dari 6 Pelaku Perampokan Sarmando Saragih

Polsek Patumbak Ringkus 2 dari 6 Pelaku Perampokan Sarmando Saragih

* Polisi Sita Barang Bukti Mobil dan Batu Alam
Admin Rabu, 19 Desember 2018 14:52 WIB
SIB/Fernandez S
Medan (SIB) -Setelah melakukan penyelidikan beberapa pekan, akhirnya Unit Reskrim Polsek Patumbak meringkus 2 dari 6 orang pelaku perampasan mobil dan HP di Jalan Sisingamangaraja, Medan Amplas. Kedua tersangka yakni AS (36) dan RG (38) warga Kecamatan  Patumbak.

Keduanya diringkus, Senin (17/12) sekira pukul 22.00 WIB, usai minum tuak di kawasan Jalan Damai Kelurahan Bangun Mulya Medan Amplas.

Kapolsek Patumbak AKP Ginanjar Fitriadi SIK saat dikonfirmasi melalui Kanit Reskrim Iptu Budiman Simanjuntak SH membenarkan penangkapan kedua tersangka sebagai tindak lanjut laporan korban.

Pasca ditangkapnya kedua tersangka, Selasa (18/12) siang, pihak kepolisian yang dipimpin Kanit Reskrim Iptu Budiman Simanjuntak melakukan penggerebekan di kantor PT BNN yang berlokasi di Jalan Pasar II, Setiabudi Gardenia, salah satu perusahaan penyedia jasa penarikan sepedamotor tunggakan yang diduga terlibat dalam kasus perampasan mobil berisi ribuan keping batu alam dan 1 unit HP milik korban Sarmando Saragih.

Di tempat ini, petugas menyita 1 unit HP android diduga kuat milik korban Sarmando Saragih.

Menurut keterangan salah seorang karyawan PT BNN bermarga S yang juga ikut dibawa untuk diperiksa di Mapolsek Patumbak, PT BNN menerima HP korban dari salah seorang karyawan yang diduga ikut merampas barang-barang korban.

Di lokasi, manajer PT BNN Robinson Sinaga saat dikonfirmasi sejumlah wartawan terkait pemeriksaan itu enggan memberikan komentar.

"Maaflah saya belum bisa kasih keterangan, ini kan masih dalam penyelidikan kepolisian," ujarnya.

Setelah melakukan pemeriksaan beberapa dokumen dan menerima keterangan dari sejumlah karyawan PT BNN, polisi kemudan membawa saksi S dan HP milik korban untuk pengembangan ke gudang tempat penyimpanan mobil hasil sitaan di Dusun I Jalan Binjai KM 12 Desa Puji Mulio Kecamatan Sunggal, Kabupaten Deliserdang.

Di tempat ini, Kanit Reskrim dan anggotanya berhasil mengamankan 1 unit mobil L300 bermuatan ribuan keping batu alam milik korban Sarmando Saragih.

Setelah mengambil keterangan dari sejumlah karyawan gudang, pihak kepolisian kemudian menyita barang bukti mobil tersebut ke Mapolsek Patumbak.

Terpisah, Kapolsek Patumbak AKP Ginanjar Fitriadi SIK saat dikonfirmasi membenarkan penangkapan kedua tersangka. Pihaknya juga masih memburu pelaku lain.

Seperti diberitakan sebelumnya, Sarmando Saragih warga Jalan Melati No 30 A RT 006, Kota Tebingtinggi dirampok dan dianiaya kawanan yang mengaku pihak leasing saat mengangkut batu alam di Jalan Sisingamangaraja Medan Amplas, Selasa (13/11), sekira pukul 14.32 WIB.

Diterangkan korban, peristiwa bermula ketika dia menyewa mobil pick-up milik temannya untuk mengangkut batu alam yang dibelinya sebanyak 30 m2 dari grosir di Jalan Sisingamangaraja Km 6,7  Medan Amplas. 

Setelah batu tersebut dimuat dan dilakukan pembayaran, korban bermaksud pulang.

"Saya mau pulang ke Tebingtinggi. Setelah melewati gerbang grosir, seseorang menyapa saya menanyakan tujuan mau ke mana. Tapi kemudian teman-temannya berdatangan dan memalangkan sepedamotor di depan mobil yang saya kendarai. Mereka mengaku dari perusahaan leasing sambil menunjukkan beberapa lembar surat mengatakan akan menarik mobil yang saya pakai dengan alasan angsurannya menunggak selama 9 bulan," kata korban.

Menurut korban, dia sempat mengatakan tidak mengetahui perihal angsuran dimaksud dan mengatakan kalau dia hanya sebagai penyewa. 

"Saya sempat mengarahkan mereka agar saya diikuti sampai ke Tebingtinggi supaya berjumpa sama pemilik mobil. Tapi mereka berkeras menarik mobil saat itu juga. Saya sempat bertahan dan tidak mau turun dari mobil walaupun diancam, namun mereka menyeret, memukul dan memelintir tangan saya hingga terjatuh, sehingga saya mengalami luka memar dan tergores di lengan," sebut korban. 

Para pelaku, kata dia, melarikan mobil tersebut beserta muatannya dan 1 unit HP android milik korban. Kejadian itu juga sempat direkam oleh salah seorang karyawan grosir batu alam. Atas kejadian itu, korban mengaku mengalami kerugian puluhan juta. (A20/h)
Editor: Admin

T#gs
Komentar
Komentar
Silakan Login untuk memberikan komentar.
FB Comments