Minggu, 17 Nov 2019
  • Home
  • Kriminal
  • Polsek Medan Kota Ringkus Pasutri Perampok Rumah

Polsek Medan Kota Ringkus Pasutri Perampok Rumah

Admin Jumat, 07 Desember 2018 15:46 WIB
SIB/Dok
Medan (SIB) -Polsek Medan Kota meringkus pasangan suami istri (Pasutri) R Boru S (39) dan MBS (32) yang melakukan perampokan di rumah Dermawan Elfrida Siahaan warga Jalan Jati II-Sarulla, Kecamatan Medan Kota.

Kapolsek Medan Kota Kompol Revi Nurvelani kepada wartawan, Kamis (6/12) mengatakan, kedua tersangka ditangkap di kediamannya Jalan Jati I, Perumnas Simalingkar Medan. 

Dijelaskan Kapolsek, perampokan yang dilakukan pasutri tersebut terjadi pada Kamis (8/11) sekitar pukul 18.00 WIB. Saat itu korban yang baru tiba ke rumahnya dari pesta pernikahan sempat melihat baby sitternya yang juga pelaku pergi dari rumah tanpa permisi.

"Merasa curiga, korban lalu bergegas mengecek lemarinya. Ternyata perhiasannya berupa emas murni dengan total 78 gram sudah tidak ada lagi," ungkap Revi kepada wartawan. 

Adapun perhiasan yang dibawa kabur pelaku itu, papar Revi, kalung rantai (20 gram), mainan kalung emas (10 gram), kerabu emas (10 gram), kerabu emas kendari (8 gram), gelang emas (10 gram), cincin emas model rotan (10 gram), satu set kalung emas (10 gram+berlian mainan kalung), kerabu berlian model ronyot, satu jam tangan, uang tunai Rp200 ribu dan HP. Total kerugian korban ditaksir mencapai Rp90 juta.

"Kemudian pada Jumat (9/11), korban membuat laporan ke Polsek Medan Kota, dengan laporan bernomor LP/853/K/XI/2018/SU/RESTABES/ SEK MEDAN KOTA," jelasnya.

Mendapat laporan ini, terang Revi, pihaknya lalu melakukan pencarian. Setelah mendapat kepastian identitas pelaku, polisi melakukan penangkapan kedua tersangka bersama Kepala Lingkungan (Kepling) setempat, berikut barang-barang perhiasan yang diduga milik korban.

"Dari hasil interogasi, tersangka mengakui perbuatannya mengambil perhiasan milik korban dan sebagiannya telah dijual dan dibelanjakan untuk keperluan rumah tangga," terangnya.

Adapun barang bukti yang diperoleh, sambung Revi, sebuah tas sandang, dompet, 2 baju batik, HP Samsung Galaxy J2, 1 set kompor gas, tabung gas LPG 3 Kg, lampu belajar, 10 kg beras. Sedangkan barang bukti perhiasan sebuah gelang, 2 cincin, 2 pasang anting-anting, jam tangan dan dompet kecil.

"Saat ini kita sedang berupaya untuk melakukan pengembangan terhadap kasus ini," pungkasnya. (A20/h)
Editor: Admin

T#gs
Komentar
Komentar
Silakan Login untuk memberikan komentar.
FB Comments