Kamis, 21 Feb 2019

Polrestabes Medan Tembak Pelaku Curanmor

admin Senin, 11 Februari 2019 14:27 WIB
SIB/Dok
DITEMBAK: Tersangka curanmor berinisial PN yang ditembak Tim Pegasus kedua kakinya, saat ditahan di Polrestabes Medan, Minggu (10/2).
Medan (SIB) -Tim Penanganan Gangguan Khusus (Pegasus) Unit Pidum Sat Reskrim Polrestabes Medan menembak kedua kaki tersangka curanmor berinisial PN (32) warga Jalan Seriti 9 Perumnas Mandala, Kecamatan Percut Sei Tuan, Deliserdang.

Kasat Reskrim Polrestabes Medan AKBP Putu Yudha Prawira kepada wartawan, Minggu (10/2) mengatakan, penangkapan tersangka berawal dari tindaklanjut laporan korbannya, Andi Halim (31) warga Jalan HM Said, Kecamatan Medan Perjuangan pada, Minggu (3/2) pagi.

"Dalam laporannya, korban menyebut ketika itu dia sedang berkunjung ke rumah temannya, Heng Pau Suan warga Jalan Berastagi, Kecamatan Medan Perjuangan dengan mengendarai sepedamotor Yamaha Jupiter. Setibanya di lokasi, korban memarkirkan sepedamotornya di dalam garasi rumah dengan posisi stang tidak terkunci," terang Kasat.

Selanjutnya, kata Putu, korban menuju lantai 2 guna menemui temannya. Setengah jam berbincang-bincang, korban pamit ke temannya untuk pulang ke rumah. Setibanya di garasi, ternyata sepedamotor korban telah raib. Korban kemudian melaporkan kejadian itu ke Polrestabes Medan. Tim Pegasus yang menerima laporan korban selanjutnya cek TKP serta melakukan penyelidikan.

"Jumat (8/2) malam Tim Pegasus mendapat informasi bahwa ada seorang pria yang hendak menjual sepedamotor diduga hasil curian di satu tempat. Petugaspun langsung bergerak cepat ke lokasi dan membekuk PN beserta sepedamotor Yamaha Jupiter Z. Saat diinterogasi, tersangka mengakui telah mencuri sepedamotor itu bersama seorang temannya berinisial T," ujarnya.

Lanjut Putu, petugas kemudian melakukan pengembangan dan memboyong tersangka untuk menunjukkan rumah T. Namun di perjalanan tersangka melakukan perlawanan sehingga petugas memberikan tembakan ke udara tetapi tak diindahkan. Dengan terpaksa petugas menembak kedua kaki tersangka hingga rubuh.

"Tersangka kemudian dibawa ke RS Bhayangkara Medan untuk mendapat perawatan medis. Setelah itu diboyong ke Mako guna menjalani pemeriksaan. Dari hasil pemeriksaan, tersangka merupakan mantan resedivis kasus 363 (curanmor) pada 2014 lalu di Polsek Medan Kota dan divonis 1 tahun 2 bulan oleh Pengadilan Negeri Medan," pungkasnya.(A16/d)
T#gs
Berita Terkait
Komentar
Komentar
Silakan Login untuk memberikan komentar.
FB Comments