Rabu, 23 Okt 2019
  • Home
  • Kriminal
  • Polres Simalungun Tembak 2 Perampok Truk Getah dan Amankan 1 Penadah

Polres Simalungun Tembak 2 Perampok Truk Getah dan Amankan 1 Penadah

* 3 Pelaku Lagi Masih DPO
admin Selasa, 08 Oktober 2019 15:19 WIB
SIB/Mey Hendika Girsang
PAPARAN: Kapolres Simalungun AKBP Heribertus Ompusunggu SIK didampingi Kasatreskrim AKP Muhammad Agustiawan SIK saat memaparkan penangkapan pelaku Curas dan penadah di Mapolres Simalungun, Senin (7/10) siang.
Simalungun (SIB) -Polres Simalungun menangkap 2 pelaku pencurian dengan kekerasan (Curas) berinisial JDS dan JFS serta 1 penadah barang curian berinisial BL. Mereka ditangkap berdasarkan laporan polisi nomor LP/11/X/2019/Su/Simal/Sek-Balata, 1 Oktober 2019.

Kapolres Simalungun AKBP Heribertus Ompusunggu SIK didampingi Kasatreskrim AKP Muhammad Agustiawan SIK, Senin (7/10) mengatakan, sebelum ditangkap, pelaku melancarkan aksinya di jalan lintas Siantar-Parapat Km 13 tepatnya di Nagori Pariasan Kecamatan Jorlang Hataran Kabupaten Simalungun, Selasa (1/10) pagi.

"Korbannya sopir truk bermuatan getah sebanyak 5.500 Kg dengan tujuan akan dijual ke PT Madjin di Indrapura. Namanya, Rindu Hutagalung (39) warga Tapanuli Tengah," kata Kapolres.

Dia menerangkan, pelaku beraksi dengan cara menghentikan mobil yang digunakan pelaku di belakang truk yang sedang berhenti, kemudian pelaku turun dari mobil dan langsung mengancam korbannya menggunakan pistol mainan ketika korban berada di dalam truk.

"Kemudian pelaku membawa truk itu dan korban diturunkan di sekitar perkebunan sawit PTPN IV Marjandi. Setelah itu, pelaku menjual hasil curian tersebut kepada penampung getah berinisial BL seharga Rp 50.160.000," kata Kapolres.

Akhirnya, JDS ditembak polisi di Huta Lumban Kecamatan Dolok Panribuan, Jumat (4/10) malam, karena melawan saat hendak ditangkap. Saat diinterogasi, tersangka JDS mengakui perbuatannya dan dia juga mengaku, melakukan aksi itu bersama tersangka AS, JFS, JS dan R.

Berdasarkan informasi tersebut, tim Jatanras Polres Simalungun melakukan penangkapan terhadap JFS di rumahnya di Simpang Kawat Nagori Dolok Parmonangan Kecamatan Dolok Panribuan pada Sabtu 5 Oktober 2019 sekira pukul 01.00 WIB. Dia pun ditembak, karena melawan saat hendak ditangkap

"Namun, untuk tersangka AS, JS dan R belum tertangkap (DPO), karena pada saat hendak dilakukan penangkapan, sudah tidak berada di tempat. Kemudian dilakukan pengembangan dan melakukan penangkapan terhadap BL yang diduga sebagai penadah," ujarnya.

Setelah itu, pelaku dibawa ke Mapolres Simalungun beserta barang bukti 1 unit mobil truck Mitsubishi Colt Diesel FE 74 HDV dengan kunci kontaknya, 1 unit mobil Avanza BK 1774 IT, 1 lembar STNK mobil Avanza, 1 kunci kontak mobil dan 2 handphone.

"Bukan itu saja, diamankan juga barang bukti 1 kalung emas dengan berat 10,1 gram, 1 mainan kalung emas berbentuk salib dengan berat 1.65 gram, 1 cincin emas 6,75 gram, 1 lembar surat pembelian emas, uang Rp 250.000 dan 1 jaket untuk diproses hukum," imbuhnya. (S06/c)
T#gs
Berita Terkait
Komentar
Komentar
Silakan Login untuk memberikan komentar.
FB Comments