Senin, 09 Des 2019
  • Home
  • Kriminal
  • Polisi Selidiki Kasus Teror Alat Kelamin di Pasuruan

Polisi Selidiki Kasus Teror Alat Kelamin di Pasuruan

redaksi Senin, 02 Desember 2019 13:49 WIB
jatimnow.com
Lokasi tempat teror perlihatkan alat kelamin di Kota Mojokerto
Pasuruan (SIB)
Polres Pasuruan Kota melakukan penyelidikan kasus teror alat kelamin di Jalan Wahidin Sudiro Husodo. Kasus ini heboh setelah korban mengunggah apa yang dialaminya ke media sosial.

"Pihak yang bersangkutan (korban) belum lapor. Dengan kejadian sudah viral, kami melakukan penyelidikan," kata Kasat Reskrim Polres Pasuruan Kota AKP Slamet Santoso Minggu (1/12).

Polisi akan mengecek lokasi kejadian yang disebut sebagai lokasi teror alat kelamin sebagaimana yang ada dalam postingan. Pihak yang memposting juga akan dimintai klarifikasi terkait pengakuannya. "Kami minta keterangan yang bersangkutan," ungkap Slamet.

Slamet berharap masyarakat berani melapor jika merasa menjadi korban aksi teror alat kelamin.

"Kami mengimbau masyarakat yang menemukan kejadian seperti itu segera lapor agar bisa segera ditindak," pungkas Slamet.

Pelaku yang mempertontonkan alat kelamin di muka umum bisa dijerat pasal 36 Undang-undang Nomor 44 Tahun 2008 tentang Pornografi. Pasal itu berbunyi: Setiap orang yang mempertontonkan diri atau orang lain dalam pertunjukan atau di muka umum yang menggambarkan ketelanjangan, eksploitasi seksual, persenggaman, atau yang bermuatan pornografi lainnya sebagaimana dimaksud dalam Pasal 10 dipidana dengan pidana penjara paling lama 10 (sepuluh) tahun dan/atau pidana denda paling banyak Rp5.000.000.000,00 (lima miliar rupiah).

Teror alat kelamin dialami korban yang berusia 22 tahun dan ibunya di Jalan Wahidin Sudiro Husodo, Jumat (29/11), sekitar pukul 11.45. Ketika itu kondisi jalan sepi karena masuk waktu salat Jumat.

Saat korban bersama ibu dan adiknya tengah menunggu rombong cilok milik ayahnya, tiba-tiba sebuah mobil Toyota Avanza dari arah utara berhenti di depan dagangan. Pengemudi mobil berwarna putih itu membuka kaca samping kiri depan lalu memamerkan kemaluannya sambil memanggil-manggil korban.

Saat orang-orang pulang salat Jumat, pelaku menutup kaca mobil lalu pergi. Korban T memotret mobil pelaku dan membagikan ke media sosial hingga mendapat reaksi keras netizen. (detikcom/t)
T#gs
Berita Terkait
Komentar
Komentar
Silakan Login untuk memberikan komentar.
FB Comments