Minggu, 18 Agu 2019
  • Home
  • Kriminal
  • Polisi GKN di 3 Lokasi Basis Narkoba, 5 Orang Dibekuk Satu di Antaranya Penganiaya Polisi

Polisi GKN di 3 Lokasi Basis Narkoba, 5 Orang Dibekuk Satu di Antaranya Penganiaya Polisi

* Sejumlah Paket Sabu dan Airsoftgun Disita
admin Sabtu, 10 Agustus 2019 12:24 WIB
SIB/Roy Surya Damanik
TERSANGKA DIAMANKAN: Kelima tersangka pengedar dan pengguna narkoba, serta pelaku penganiayaan terhadap anggota Polri masing-masing berinisial Ab, De, Ra, MS, Ju dan Fa diamankan di Mako Satres Narkoba Polrestabes Medan, Jumat (9/8).
Medan (SIB) -Puluhan personel Satres Narkoba Polrestabes Medan melakukan gerebek kampung narkoba (GKN) di 3 lokasi yang disinyalir menjadi basis peredaran dan penggunaan narkoba dan berhasil membekuk 5 orang, dimana seorang di antaranya pelaku penganiayaan terhadap anggota Satres Narkoba, Jumat (9/8).

Petugas juga menyita paket sabu, puluhan plastik klip kosong dan senjata Airsoftgun dari tangan para tersangka.

Pantauan wartawan, GKN yang dipimpin Kanit I Idik Sat Narkoba Polrestabes Medan, Iptu Ari Wibowo dan Kanit II Idik AKP Rapi Pinakri bersama puluhan anggotanya langsung menuju sasaran ke Pajak Cahaya Jalan Cahaya Kelurahan Kampung Durian Medan. Mengetahui kedatangan petugas, sejumlah pemuda yang sedang menggunakan narkoba di dalam pajak langsung kabur.

Sebagian petugas yang mengendarai sepedamotor langsung melakukan pengejaran, sedangkan sebagian lagi mengamankan barang bukti bong, kaca berisi sisa sabu, mancis dan puluhan plastik klip. Di lokasi beberapa pedagang dan ibu rumah tangga (IRT) terlihat senang dengan dilakukannya penggerebekan di lokasi.

Hal itu, dikarenakan warga dan pedagang sudah sangat resah kepada para pemuda yang terang-terangan menjual dan menggunakan narkoba di lokasi. Warga sangat berharap penggerebekan itu rutin setiap hari dilakukan di lokasi agar warga merasa nyaman.

Tidak jauh dari lokasi, petugas lainnya berhasil membekuk Ra (24), warga Jalan Cahaya yang kepergok mengantongi 1 paket sabu. Di saat bersamaan, petugas kembali menangkap seorang pengedar narkoba berinisial MS alias Acay (37), warga Jalan Selamat Gang Silaturahim Medan. Dari tangan tersangka disita 4 paket sabu seberat 4,78 gram dan senjata Airsoftgun. Petugas kemudian memboyong kedua tersangka berikut barang bukti ke Mako.

Petugas Satres Narkoba kembali melakukan GKN di kawasan Desa Bandar Khalifah, Kecamatan Percut Sei Tuan, Deliserdang. Mereka mengetahui kedatangan petugas, sejumlah pemuda yang sedang berpesta narkoba berhasil kabur. Petugas mengamankan sejumlah bong. Petugas melakukan penggeledahan di rumah warga. Alhasil, dari 2 rumah warga petugas menemukan mesin judi jackpot. Saat itu juga petugas menghancurkan mesin-mesin judi tersebut.

Tidak lama petugas menerima informasi keberadaan seorang DPO yang menganiaya anggota Satres Narkoba, belum lama ini. Tidak ingin target operasi (TO) kabur, petugas bergerak cepat ke Jalan Satia Mitra Gang Pisang Raja Desa Bandar Khalifah dan langsung membekuk Fa. Saat pelaku digiring ke dalam mobil, keluarga pelaku mencoba menghalang-halangi petugas dan berteriak histeris hingga mengundang warga lainnya.

Tidak jauh dari lokasi, petugas membekuk Ju alias Juned (22), warga Jalan Satia Mitra Blok O Desa Medan Estate, karena kepergok mengantongi 1 paket sabu dan sendok pipet. Petugas kemudian meninggalkan lokasi bersama tersangka.

Petugas melanjutkan GKN di pinggiran rel kereta api Jalan Pancasila, Kecamata Percut Sei Tuan. Sejumlah pria langsung kabur, namun 2 pemuda langsung berpura-pura memangkas rambut. Petugas melakukan penggeledahan di lokasi, alhasil 1 paket sabu dan kaca pirex diamankan. Kedua pemuda berinisial ZA (31) dan De (29), keduanya warga Jalan Pancasila Gang Melur diboyong ke Mako guna diperiksa intensif.

Kasat Narkoba Polrestabes Medan, AKBP Raphael Sandy Cahya Priambodo yang dikonfirmasi membenarkan adanya penangkapan terhadap sejumlah pengedar dan pengguna narkoba.

"Dari tangan tersangka turut disita barang bukti sabu dan senjata Airsoftgun," ujarnya.

Selain tersangka narkoba, sambungnya, petugas membekuk Fa yang terlibat melakukan penganiayaan terhadap anggota Satres Narkoba, Jhon Paul Simanjuntak yang terjadi, 26 Juni 2019.

"Saat itu anggota kita sedang melakukan penyelidikan terkait peredaran gelap narkoba di Jalan Satia Mitra. Namun, sejumlah orang langsung melakukan penganiayaan terhadap anggota kita," ungkapnya sembari menunjukkan laporan korban yang tertuang di Nomor: STTLP/1361/K/IV/YAN: 2.5/2019 SPKT Restabes Medan, Tanggal 26 Juni.

"Dalam aksi penganiayaan ini, selain Fa, para pelaku yang masuk DPO masing-masing berinisial Ba, Ka yang merupakan kepling setempat, De sebagai wakil ketua salah satu OKP dan ada beberapa orang lagi yang kini masih dalam pengejaran kita dibantu Tim Pegasus Sat Reskrim Polrestabes Medan," pungkasnya. (M16/t)
T#gs
Berita Terkait
Komentar
Komentar
Silakan Login untuk memberikan komentar.
FB Comments