Senin, 18 Nov 2019

Pemilik 1,32 Gram Sabu Dihukum 4,5 Tahun

admin Selasa, 05 Maret 2019 13:04 WIB
SIB/Int
Ilustrasi
Simalungun (SIB)-Bambang Suprapto (34), warga Huta III Desa Antara Kecamatan Limapuluh Kabupaten Simalungun, terbukti memiliki sabu 1,32 gram, terdakwa tersebut dihukum 4 tahun 6 bulan denda Rp 800 juta subsider 3 bulan penjara di sidang Pengadilan Negeri (PN) Simalungun, Senin (4/3).

Terdakwa ditangkap polisi, Jumat 10 Agustus 2018 pukul 16.00 WIB di Afdeling VIII Blok 97 Kebun Gunung Bayu Nagori Talun Saragij Kecamatan Bosar Maligas Kabupaten Simalungun.

Tiga anggota Polsek Bosar Maligas Halomoan Sinaga, Jimmy Ginting dan Rio Septian Dwi Cahyo sebelumnya sudah mendapat informasi, di Kebun Gunung Bayu sering terjadi transaksi narkotika.

Para saksi melakukan pemantauan di lokasi tersebut dan melihat terdakwa Bambang melintas naik sepedamotor Honda Beat BK 4232 QAE. Setelah yakin dengan ciri-ciri terdakwa, lalu menyetopnya dan saat digeledah ditemukan 3 paket sabu dengan berat 1,32 gram dari saku celana terdakwa.

Terdakwa mengakui sabu tersebut dibeli dari Udin (DPO) seharga Rp 400 ribu. Menurut rencana, sabu tersebut akan dijual terdakwa kepada Saliman (DPO) yang sebelumnya memesan sabu kepada terdakwa.

Ketika hendak mengantar sabu kepada Saliman, terdakwa ditangkap di areal kebun Gunung Bayu. Bersama barang bukti sabu terdakwa diserahkan ke Mapolres Simalungun untuk diproses sesuai hukum.

Jaksa Augus Vernando Sinaga SH semula menuntut terdakwa 8 tahun denda yang sama dengan vonis Majelis Hakim pimpinan Novarina Manurung SH. Terdakwa didampingi Pengacara Antoni Sumihar Purba SH menerima vonis tersebut.

Divonis Lebih Ringan
Sementara itu, Mahadi Wijaya als Pepo (34), warga Jalan Bah Kapul Kelurahan Sigulanggulang Kecamatan Siantar Martoba terbukti memiliki 0,52 gram sabu, divonis 5,6 tahun denda Rp 800 juta subsider 3 bulan penjara oleh Majelis Hakim Pengadilan Negeri (PN) Simalungun pada sidang, Senin (4/3).

Vonis Majelis Hakim pimpinan Novarina Manurung SH lebih ringan dari tuntutan Jaksa Fransiska Sitorus SH yang menuntut terdakwa 7 tahun denda yang sama dengan vonis hakim.

Hakim dan jaksa sependapat mempersalahkan terdakwa dengan pasal 112 (1) UU RI No 35/2009 tentang Narkotika.
Tapi tidak sependapat dengan lamanya masa pidana, dengan segala pertimbangannya meringankan hukuman terdakwa.

Terungkap dalam persidangan, terdakwa ditangkap 3 September 2018 di Jalan H Ulakma Sinaga Nagori Rambung Merah Kecamatan Siantar. Terdakwa ditarik petugas dari atas sepedamotor milik Dio (DPO), yang berhasil kabur, sambil membuang sabu seberat 0,52 gram.

Sabu tersebut diakui terdakwa adalah milik Dio yang dibeli dari Chandra Susanto (DPO), warga Kampung Banjar kota Siantar. Pepo mengaku hanya menemani Dio dan tidak tahu berapa harga sabu yang dibeli Dio.

Disidangkan
Selanjutnya SM als Rizal (24) tinggal di Tapian Dolok, didakwa menyimpan sabu di celana dalamnya diadili di sidang Pengadilan Negeri (PN) Simalungun, Senin (4/3).

Terdakwa ditangkap Satnarkoba Polres Simalungun, Senin 28 Oktober 2018 di sekitar Siantar Estate Kecamatan Siantar. Tiga anggota polisi Aswin Manurung, Marudut Nababan dan Andi Nainggolan menyita sepaket sabu dari pakaian dalam terdakwa.

Sabu tersebut diakui terdakwa adalah milik Jatar (DPO) yang akan digunakan bersama. Sepaket sabu seharga Rp 100 ribu dibeli dari seseorang di Kelurahan Banjar Kota Pematang Siantar.

Dakwaan Jaksa Barry Sugiharto SH dalam persidangan itu dibenarkan terdakwa. Rizal dijerat jaksa dengan pasal 114 atau pasal 112 (1) UU RI No 35/2009 tentang Narkotika.

Untuk pembuktian mendengarkan keterangan saksi-saksi, Majelis Hakim pimpinan Roziyanti SH menunda persidangan, hingga pekan depan. (D02/f)

T#gs 32 Gram Sabu Dihukum 45 TahunPemilik 1
Komentar
Komentar
Silakan Login untuk memberikan komentar.
FB Comments