Kamis, 20 Jun 2019
  • Home
  • Kriminal
  • Pembeli dan Penjual Narkotika Dituntut Masing-masing 8 Tahun Bui

Pembeli dan Penjual Narkotika Dituntut Masing-masing 8 Tahun Bui

admin Rabu, 12 Juni 2019 12:17 WIB
Ilustrasi
Simalungun (SIB) -HDS (41) terbukti sebagai pembeli dan RRS als Rocky (24) sebagai penjual sabu, masing-masing dituntut 8 tahun denda Rp 1 miliar subsider 3 bulan penjara. Ancaman hukuman itu dibacakan jaksa Juna Karo Karo SH di sidang PN Simalungun, Selasa (11/6).

Keduanya di sidangkan dalam berkas terpisah, H warga Jalan Nangka Raya 06 Nagori Lestari Indah Kecamatan Siantar ditangkap usai membeli sabu dari terdakwa Rocky, warga Jalan Melanthon Siregar Siantar. Terdakwa H ditangkap Sabtu, 10 Nopember 2018 lalu di Jalan Asahan Km.4 saat menunggu B (DPO).

Sepaket sabu dalam bungkus rokok sempat dijatuhkan terdakwa saat didatangi petugas polisi Andi Nainggolan dkk dari Satres Narkoba Polres Simalungun. Sepaket sabu seharga Rp.150 ribu diakui dibeli dari Rocky.

Terdakwa Rocky berhasil ditangkap di Pematangsiantar dengan barang bukti uang hasil penjualan sabu Rp.1 juta dan ponsel sebagai alat komunikasi dalam transaksi narkotika. Sabu dibeli dari FT als Rembo (DPO) dengan sistem Laku Bayar (LB).

Jaksa penuntut umum mempersalahkan terdakwa dengan pasal 114 (1) UU RI No 35/2009 tentang Narkotika. Menanggapi tuntutan jaksa tersebut, keduanya secara lisan memohon kepada hakim agar hukumannya diringankan dengan alasan menyesal.

Roziyanti SH selaku Ketua Majelis Hakim dibantu Panitra Afrizal SH MH menunda persidangan hingga, Senin mendatang untuk pembacaan vonis.

Dituntut 3,5 Tahun
Jaksa Juna Karokaro menuntut terdakwa AYD (31), warga Jalan Asahan Batu VIII Nagori Dolok Hataran, Kecamatan Siantar Simalungun, agar dijatuhi hukuman 3,5 tahun karena terbukti membeli dua paket sabu untuk dipakainya.Tuntutan itu dibacakan jaksa di sidang Pengadilan Negeri (PN) Simalungun, Selasa (11/6).

Terungkap di persidangan, polisi menangkap terdakwa, Kamis 15 Nopember 2018 pukul 16.00 Wib, di depan bengkel Pak Min di Jalan Asahan Simalungun. Dari dalam kotak rokok Sampoerna milik terdakwa, ditemukan dua paket sabu seberat 0,60 gram.

Pengakuan terdakwa, menurut jaksa, sabu tersebut baru saja dibeli seharga Rp 200 ribu dari PS (DPO) di Jalan Melati Siantar Barat." Menurut rencana sabu akan kami pakai berdua dengan Supri", sebut Andri.

Atas tuntutan jaksa tersebut, terdakwa memohon agar hakim meringankan hukumannya.Untuk mendengar putusan Majelis Hakim diketuai Rozyanti SH, sidang ditutup dan dibuka kembali, Selasa depan.(S03/c)
T#gs
Berita Terkait
Komentar
Komentar
Silakan Login untuk memberikan komentar.
FB Comments