Selasa, 12 Nov 2019
  • Home
  • Kriminal
  • Pasutri Penipu Dituntut Bervariasi di PN Simalungun

Pasutri Penipu Dituntut Bervariasi di PN Simalungun

redaksi Rabu, 06 November 2019 15:00 WIB
radar cirebon
Ilustrasi :Penipuan

Simalungun (SIB)
Pasangan suami istri (pasutri) terdakwa penipu yang sempat DPO selama 40 hari dituntut bervariasi oleh jaksa di sidang Pengadilan Negeri Simalungun, Selasa (5/11). Ricardo Simanjuntak alias Kardo (47) dituntut 4 tahun penjara sedangkan istrinya Monita Siska Suherli Pulungan alias Mak Dita (37) dituntut 1 tahun 8 bulan.


Tim Jaksa Hiras Affandi Silaban dan Barry Sugiarto SH mempersalahkan keduanya dengan pasal 378 jo pasal 55 (1) ke-1 KUH Pidana. Keduanya dikatakan jaksa melakukan penipuan terhadap saksi korban Dr Kristin Riviera Mart Nahampun MM sebanyak Rp 235 juta pada bulan Nopember 2017 dan Januari 2018. Dengan bujuk rayu, kedua terdakwa menemui saksi korban di klinik praktik Dr.Diklanto Silaen di Jalan Besar Sarimatondang Sidamanik.


Para terdakwa berhasil membujuk korban dengan janji dibayar setelah 3 bulan. Uang yang dipinjam pertama Rp 25 juta, keesokannya Rp 25 juta lalu Rp 35 juta dan seterusnya hingga total mencapai Rp 235 juta. Setelah 3 bulan lebih, pasutri ini berdalih dengan mengatakan "gak ada uang kami lagi".


Pemberian uang disaksikan Dr Diklanto dan stafnya, juga bukti kwitansi tanda penerimaan uang. Korban lalu melaporkan hal ini ke pihak berwenang dan keduanya diproses sesuai hukum.


Sidang dipimpin hakim Roziyanti SH, Aries Ginting SH dan Justiar Ronald SH ditunda seminggu untuk pledoi (nota pembelaan) terdakwa. (S03/t)

T#gs
Berita Terkait
Komentar
Komentar
Silakan Login untuk memberikan komentar.
FB Comments