Minggu, 17 Nov 2019
  • Home
  • Kriminal
  • Oknum PNS Simalungun Digerebek Suami Berduaan dengan PIL di Hotel

Oknum PNS Simalungun Digerebek Suami Berduaan dengan PIL di Hotel

Jumat, 06 Juli 2018 11:42 WIB
Pematangsiantar (SIB) -Oknum Pegawai Negeri Sipil Kabupaten Simalungun berinisial SRS digrebek suami saat  berduaan dengan Pria Idaman Lain (PIL) inisial ASN di Hotel Rio Jalan Besar Tanjung Anom Kota Medan, Rabu (27/6) lalu.

"Kami grebek, istri saya inisial SRS lagi berdua di dalam kamar Hotel di Jalan Tanjung Anom dengan ASN di Kamar Hotel dengan pria beristri inisial ASN. Kondisi keduanya ditemui tanpa mengenakan busana saat pintu kamar hotel dibuka. Saya minta keduanya dihukum dan dipecat dengan tidak hormat dari pekerjaannya," kata EPS yang merupakan suami SRS ketika menceritakan kronologis kejadian kepada sejumlah wartawan saat temu pers di Jalan Badung Pematangsiantar, Kamis (5/7).

Dijelaskan EPS, usai digerebek, keduanya langsung digiring ke Polrestabes Medan untuk mempertanggungjwabkan perbuatanya. "Dan hari itu juga, saya membuat laporan pengaduan perzinahan istri saya," kata EPS dengan nada kecewa.

"Saya kecewa melihat istri saya bersama pria lain berduaan di kamar hotel. Sebelum penggerebekan, mereka saya buntuti. Awalnya istri saya mengaku hanya untuk mengantarkan pasien ke Rumah Sakit Adam Malik, namun faktanya seperti inilah," katanya.

Berdasarkan keterangannya EPS kepada sejumlah wartawan, istrinya bekerja sebagai Pegawai Negeri Sipil (PNS) Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Simalungun, bertugas di Puskesmas Tapian Dolok Bagian HIV/AIDS.

"Kecurigaanku berawal, saat melihat istri saya kerap bermain Whats App (WA) hingga larut malam dan bahkan sampai dinihari. Jika ditegur istriku beralasan, bahwa itu WA Grup dari Puskesmas tempat dia bekerja," katanya.

Pihak keluarga sudah mencoba melakukan memediasi, agar saling memaafkan. Namun si istri, yang sedang menempuh perkuliahan D4 Kebidanan di Kampus Medistra Lubuk Pakam bersikeras untuk tetap minta pisah, dengan alasan tidak tahan dengan kecemburuan sang suami.

Didampingi kuasa hukumnya Dahyar Harahap SH, EPS mengatakan akan melaporkan secara tertulis perbuatan istrinya ke Bupati Simalungun, Dinas Kesehatan Simalungun, Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Simalungun, DPRD Simalungun hingga ke Dinkes Sumut dan Kemenpan RB agar memberhentikan secara tidak hormat dari PNS.

"Rencananya, Senin (9/7) besok, surat pengaduan itu akan saya sampaikan, karena tidak pantas seorang Aparatur Sipil Negara (ASN) melakukan perbuatan seperti itu dengan status masih mempunyai suami. Bahkan melakukan perzinahan dengan laki-laki yang sudah berkeluarga. Ini sudah mencoreng nama baik ASN khususnya di Kabupaten Simalungun," kata EPS mengakhiri. (D12/f)
T#gs
Komentar
Komentar
Silakan Login untuk memberikan komentar.
FB Comments