Minggu, 08 Des 2019
  • Home
  • Kriminal
  • Modus Ajak Main Futsal, Pelaku Bawa Kabur Motor

Modus Ajak Main Futsal, Pelaku Bawa Kabur Motor

Admin Minggu, 16 Desember 2018 10:57 WIB
Medan (SIB) -Tim Pegasus Polsek Medan Helvetia meringkus seorang sindikat pencuri sepedamotor modus baru, yaitu berpura-pura mengajak korbannya main futsal. Dari pelaku berinisial K (17) warga Jalan Prajurit Medan, petugas menyita barang bukti sepedamotor Vixion milik korban.

Kapolsek Medan Helvetia Kompol Trila Murni mengatakan, awalnya korban Nopal (16) warga Jalan Karya melintas mengendarai sepedamotor di Jalan T Amir Hamzah Medan. "Kemudian, korban dipepet oleh 5 remaja dengan mengendarai 3 sepedamotor," sebutnya, Jumat (14/12).

Kelima remaja yang tidak dikenal itu, kemudian mengajak pelaku untuk ikut dalam pertandingan futsal. "Korban yang hobinya bermain futsal lalu menuruti kemauan kelima pelaku itu," jelasnya.

Selanjutnya tiga dari lima remaja itu mengajak korban pergi mengambil formulir pertandingan. "Lalu korban ikut, sedangkan sepedamotornya ditinggal bersama dua orang pelaku," ungkapnya.

Tiba-tiba di Jalan Gaperta, korban minta untuk kembali ke lokasi dimana sepedamotornya ditinggal. "Pelaku tidak mau, tapi korban bersikeras untuk turun," jelas Kapolsek.

Begitu turun dari boncengan, korban kembali ke Jalan T Amir Hamzah untuk mengambil sepedamotornya. "Tapi begitu di lokasi awal, korban tidak melihat sepedamotornya dan dua pelaku yang tinggal itu," jelas dia.

Atas kejadian itu, korban bersama orangtuanya melaporkan ke Polsek Medan Helvetia. "Setelah membuat pengaduan, korban mendapat kabar keberadaan sepedamotornya," ujarnya.

Polisi yang menerima informasi itu langsung melakukan pengejaran terhadap pelaku di kawasan Marelan. "Sepedamotor ini mau dijual, di situlah kita tangkap seorang pelaku," ucapnya.

Setelah dilakukan penangkapan, tersangka mengakui perbuatannya. "Kita masih mengejar empat orang lagi yang identitasnya sudah diketahui," ujar Trila.

Menurut Kapolsek, modus yang dilancarkan oleh pelaku adalah modus baru. "Diharapkan agar masyarakat lebih berhati-hati dan jangan cepat percaya kepada siapapun," harapnya. (A18/h)
Editor: Admin

T#gs
Komentar
Komentar
Silakan Login untuk memberikan komentar.
FB Comments