Selasa, 12 Nov 2019
  • Home
  • Kriminal
  • Mahasiswi Dirampok dan Nyaris Diperkosa Driver Taksi Online

Mahasiswi Dirampok dan Nyaris Diperkosa Driver Taksi Online

Minggu, 06 Mei 2018 13:01 WIB
Palembang (SIB) -Seorang penumpang taksi online di Palembang, Sumatera Selatan, diduga menjadi korban perampokan oleh driver. Selain barang berharga yang hilang, korban diketahui nyaris akan diperkosa oleh para pelaku.

"Insiden diduga perampokan itu terjadi tadi malam. Korban atas nama Apriliani. Korban naik dari Pasar Lemabang mau ke kampus PGRI seberang Ulu," kata Ketua Asosiasi Driver Online (ADO) Kota Palembang, Arvin saat dikonfirmasi via telepon seluler, Sabtu (5/5).

Dikatakan Arvin, atas kejadian itu korban kehilangan barang-barang berharga yang dibawanya, seperti telepon seluler dan laptop. Korban juga sempat mengalami pelecehan seksual dan nyaris menjadi korban pemerkosaan.

"Pelaku itu informasinya lebih dari satu orang, ada yang sembunyi di bagian jok belakang. Kalau menurut korban, mobil jenis Avanza berwarna merah dan dia sempat digerayangi, disilet dan beberapa barang diambil," sambung Arvin.

Usai kejadian, mahasiswi semester IV ini langsung diturunkan oleh para pelaku di depan Kampus MDP atau tepat di depan Mapolda Sumsel. Selanjutnya korban ditemukan warga dalam kondisi panik dan menangis histeris.

Para driver taksi online yang mengetahui hal ini langsung mendampingi korban ke Mapolresta Palembang untuk membuat laporan. Laporan sudah diterima dan mereka meminta polisi mengusut tuntas kasus ini.

"Kami sangat menyayangkan akibat dari kejadian ini, tapi kami tetap akan sama-sama cari tahu. Bahkan tadi malam kami ikut mendampingi korban saat melapor ke Mapolresta Palembang dan laporan sudah diterima," katanya.

Secara terpisah Kasat Reskrim Polresta Palembang, Kompol Yon Edi menyebut telah menerima informasi itu. Tapi dia masih akan akan memastikan benar atau tidaknya insiden itu karena belum sempat mengecek laporan yang masuk di Polresta Palembang.

"Informasi yang saya terima begitu, ada penumpang jadi korban perampokan dan pelecehan.Tapi masih kami selidiki dan saya juga belum tahu ada atau tidak itu laporannya di Polresta," kata Yon. (detikcom/d)
T#gs
Komentar
Komentar
Silakan Login untuk memberikan komentar.
FB Comments