Senin, 21 Okt 2019
  • Home
  • Kriminal
  • Ketua dan 2 Anggota Geng Motor Dibekuk Polrestabes Medan

Lakukan Pengrusakan Sekolah

Ketua dan 2 Anggota Geng Motor Dibekuk Polrestabes Medan

admin Selasa, 21 Mei 2019 14:36 WIB
SIB/Roy Surya Damanik
TUNJUK BARANG BUKTI : Kapolrestabes Medan, Kombes Pol Dr Dadang Hartanto SH SIK MSi didampingi Kasat Reskrim AKBP Putu Yudha Prawira menunjukkan barang bukti batu yang digunakan ketua geng motor 234SC, AMC alias Fajri bersama anggotanya, MV dan LA saat melakukan perusakan SMAN 5 Medan, di Mapolrestabes, Senin (20/5).
Medan (SIB) -Terlibat perusakan gedung SMAN 5 Medan yang berlokasi di Jalan Pelajar Medan, ketua dan 2 anggota geng motor dibekuk Tim Pegasus Sat Reskrim Polrestabes Medan. Ketiga tersangka masing-masing berinisial AMC alias Fajri (18) warga Komplek USU/DR Sofian (ketua geng motor), MV (18) warga Jalan Rahmadsyah Gang F Medan dan LA (19) warga Jalan Rahmadsyah Gang E.

Kapolrestabes Medan Kombes Pol Dr Dadang Hartanto SH SIK MSi didampingi Kasat Reskrim AKBP Putu Yudha Prawira dalam keterangan persnya di Mapolrestabes, Senin (20/5) sore menjelaskan, penangkapan terhadap para tersangka merupakan tindaklanjut dari laporan Kepala SMAN 5 Medan Drs Harris H Simamora yang tertuang di Nomor: LP/400/K/V/2019/SU/Polrestabes Medan/Sektor Medan Kota, tanggal 8 Mei 2019.

"Haris menerima laporan dari penjaga sekolah bahwa SMAN 5 Medan dirusak/dilempari puluhan anggota geng motor. Selanjutnya Kepsek ke lokasi dan mendapati sejumlah inventaris serta sejumlah bangunan sekolah rusak parah. Kepsek kemudian melaporkan kejadian perusakan itu ke Polrestabes Medan," ujar Dadang.

Tim Pegasus, sambungnya, langsung melakukan cek TKP serta mengamankan rekaman CCTV di seputaran lokasi sekolah. Petugas juga meminta keterangan sejumlah saksi mata. Dari hasil penyelidikan, Tim Pegasus berhasil mengungkap para pelaku perusakan sekolah secara bersama-sama, yakni geng motor Medan Area yang dipimpin ketuanya berinisial AMC alias Fajri.

"Petugas kemudian melakukan pengejaran ke rumah tersangka, namun tidak berhasil ditemukan. Kamis (16/5) siang petugas mendapat informasi bahwa ketua geng motor itu sedang bersembunyi di rumah keluarganya kawasan Jalan Pasar VII Sempurna Tembung, Kecamatan Percut Sei Tuan, Deliserdang," terangnya.

Lanjut Kapolrestabes, Tim Pegasus bergerak cepat ke lokasi dan berhasil membekuk AMC alias Fajri. Saat diinterogasi, tersangka mengaku melakukan perusakan sekolah bersama anggotanya. Petugas kemudian melakukan pengembangan dan berhasil membekuk 11 anggota geng motor. Selanjutnya para anggota geng motor diboyong ke Mako guna diperiksa intensif.

"Dari hasil pemeriksaan, dari 11 orang yang diamankan 2 di antaranya berinisial MV dan LA ditetapkan sebagai tersangka karena terbukti melakukan penganiayaan. Sedangkan 8 orang diserahkan kepada orangtuanya masing-masing guna dibina," ungkapnya.

Masih kata Kombes Dadang, dari hasil interogasi terhadap tersangka ketua geng motor, sebelum melakukan pengrusakan, ia bersama 10 anggotanya sedang duduk-duduk di SMA 6. Tiba-tiba mereka dilempari batu oleh geng motor lain. Tersangka menghubungi anggotanya yang berjumlah seratusan orang. Dengan mengendarai puluhan sepedamotor, para tersangka menyerang SMAN 5 dan warnet-warnet yang merupakan basis geng motor lain tersebut.

"Dalam kasus ini petugas mengamankan sejumlah barang bukti di antaranya rekaman CCTV, sepedamotor BK 6824 AHE, HP, pecahan kaca jendela sekolah, batu dan lainnya. Kasus ini masih dikembangkan guna meringkus tersangka lainnya," ungkapnya sembari menambahkan tersangka dijerat pasal 170 jo 406 KUHPidana

Kapolrestabes Medan mengimbau kelompok remaja agar tidak melakukan hal-hal yang meresahkan. "Jika memang ada permasalahan antara dua kelompok, silahkan lapor kami. Polrestabes Medan siap mengayomi. Jangan melakukan perbuatan anarki," imbaunya. (M16/h)
T#gs
Berita Terkait
Komentar
Komentar
Silakan Login untuk memberikan komentar.
FB Comments