Senin, 16 Sep 2019
  • Home
  • Kriminal
  • Gara-gara Tidak Diberi Uang, Anak Labura Aniaya Ibunya Hingga Trauma

Gara-gara Tidak Diberi Uang, Anak Labura Aniaya Ibunya Hingga Trauma

* Pelaku Ditangkap Polisi
admin Rabu, 21 Agustus 2019 13:15 WIB
SIB/Dok
DITANGKAP : Seorang pemuda berinisial IP (29), warga Dusun III Banyuwangi Desa Kanopanulu Kecamatan Kualuh Hulu Kabupaten Labuhanbatu Utara ditangkap polisi, karena nekad menganiaya ibu kandungnya hingga trauma gara-gara tidak diberi uang, Senin (19/8). Pria pengangguran itu ditahan di Polsek Kualuh Hulu.
Labuhanbatu (SIB) -Seorang pemuda berinisial IP (29), tega menganiaya ibu kandungnya hingga trauma, gara-gara tidak diberi uang. Pria warga Dusun III Banyuwangi Desa Kanopanulu Kecamatan Kualuh Hulu Kabupaten Labuhanbatu Utara (Labura) yang belum dapat pekerjaan itu, tanpa perikemanusiaan melempar ibunya dan mendorong ibu yang melahirkannya hingga terbentur ke dinding.

Akibat tidak tahan dianiaya dan disakiti, sang ibu, sebagai korban terpaksa melaporkan puteranya ke Polsek Kualuh Hulu Polres Labuhanbatu di Aekkanopan, Senin (19/8) pagi.

Korban Sunarti (49), mengaku tidak tahan lagi dianiaya anak lajangnya. Pengaduan ibu pelaku diterima polisi dengan Laporan Polisi, nomor: LP/147/VIII/2019/SU/RES. LBH/Sek.Kualuh Hulu, tanggal 19 Agustus 2019, tentang Tindak Pidana Kekerasan Dalam Rumah Tangga (KDRT). Pelaku IP kemudian ditangkap tim Unit Reskrim Polsek Kualuh Hulu, hari itu juga sekira pukul 09:30 WIB.

"Pelaku kita amankan setelah menerima laporan korban, ibu kandung pelaku," sebut Kapolres Labuhanbatu melalui Kapolsek Kualuh Hulu, AKP Asmon Bufitra, kepada wartawan melalui pesan WhatsApp, Selasa (20/8).

Kapolsek menjelaskan, penganiayaan yang dilakukan tersangka IP terjadi , Senin (19/8) sekira pukul 09:00 WIB, di rumah korban Dusun III Banyuwangi Desa Kanopanulu.

Saat itu, pelaku meminta uang dari ibunya. Namun, korban tidak memberinya sehingga pelaku emosi dan melakukan tindakan kekerasan terhadap ibunya dengan melempar pakai botol air minum mineral, kemudian mendorong korban ke dinding rumah sehingga kepala korban terbentur. Pelaku juga mencubit tangan korban empat kali.

Pelaku tidak memiliki pekerjaan sehingga selalu meminta uang dari ibu kandungnya. Kalau tidak diberi, pelaku menganiaya ibu yang melahirkannya.

"Karena tidak diberi, pelaku menganiaya ibu kandungnya. Atas kekerasan tersebut, korban mengalami trauma dan luka memar dan biram pada tangan korban," sebut Asmon.

Pelaku ditangkap polisi dari rumah, setelah Polsek menerima pengaduan dari korban. Pelaku sudah ditahan untuk mempertanggungjawabkan tindakan kekerasan yang dilakukannya kepada ibu kandungnya. (BR6/c)
T#gs
Berita Terkait
Komentar
Komentar
Silakan Login untuk memberikan komentar.
FB Comments