Selasa, 22 Okt 2019
  • Home
  • Kriminal
  • Dua Sopir Pembawa Sabu dan Ekstasi Asal Aceh Dihukum Mati

Dua Sopir Pembawa Sabu dan Ekstasi Asal Aceh Dihukum Mati

Jumat, 23 November 2018 11:08 WIB
Medan (SIB) -Dua sopir pembawa belasan kilo sabu dan puluhan pil ekstasi asal Provinsi Aceh dihukum mati dalam persidangan di Pengadilan Negeri (PN) Medan, Kamis (22/11). Keduanya Zulkifli bin Ismail dan Dedi Syahputra Marpaung yang diputus secara terpisah.

Dalam putusannya yang dibacakan Ketua Majelis Hakim Idris Aswardi,  Dedy Syahputra Marpaung divonis hukuman mati. Zulkifli juga divonis mati oleh Ketua Majelis Hakim Domingus Silaban. Keduanya dinyatakan terbukti bersalah melanggar pasal 114 ayat (2) UU RI No 35 Tahun 2009 tentang Narkotika jo pasal 132 ayat (1) UU RI No 35 Tahun 2009 tentang Narkotika.  

Adapun peran terdakwa merupakan supir sekaligus suruhan Amrizal (meninggal dunia), untuk membawa 2 tas ransel hitam berisi 15 bungkus narkotika jenis sabu dengan berat bruto total 14.552,4 gram, dan 70.905 butir pil ekstasi dengan berat brutto 20.099 gram yang diangkut dengan  Avanza putih ke Medan.

Namun aksi kedua kurir antar provinsi ini telah diketahui BNN dengan menangkap Amiruddin karena membawa mobil Avanza putih ke hotel di Jalan Gatot Subroto, pada 25 Februari 2018, dimana sesuai arahan  Amrizal setelah mobil sampai di Medan oleh Zulkifli dan Dedy atau tepatnya di depan loket bus Simpati Star di Jalan Asrama maka selanjut kemudi diambil oleh Amiruddin dan membawanya ke Hotel  di Jalan Gatot Subroto.

Usai membacakan putusan kedua terdakwa melalui penasehat hukumnya menyatakan banding. Sedangkan Sarjani dan Dewi Tarihoran, keduanya JPU Kejari Medan menyatakan pikir-pikir. 

Sebelumnya Amiruddin satu dari tiga terdakwa pembawa sabu dan ekstasi asal Aceh sudah dihukum seumur hidup oleh Ketua Majelis Hakim Ahmad Sayuti. Sedangkan jaksa sebelumnya menuntut ketiganya dengan tuntutan mati.(A14/c)
T#gs
Komentar
Komentar
Silakan Login untuk memberikan komentar.
FB Comments