Rabu, 26 Jun 2019
  • Home
  • Kriminal
  • Dua Bandit Jalanan di Rantauprapat Tertangkap Setelah 29 Kali Menjambret

Dua Bandit Jalanan di Rantauprapat Tertangkap Setelah 29 Kali Menjambret

admin Sabtu, 13 April 2019 12:55 WIB
SIB/Dok
TANGKAP 2 BANDIT JALANAN: Kapolres Labuhanbatu AKBP Frido Situmorang didampingi Kasat Reskrim AKP Jama Kita Purba memaparkan penangkapan 2 tersangka bandit jalanan kepada sejumlah wartawan, Jumat (12/4), di Mapolres Labuhanbatu Jalan MH Thamrin Rantauprapat. Kedua tersangka tertangkap setelah 29 kali beraksi di seputaran kota Rantauprapat.
Rantauprapat (SIB) -Dua bandit jalanan berinisial AL alias Ridho (24) dan AFR alias Fahmi (18), tersangka pelaku tindak pidana pencurian dengan kekerasan (curas) yang sering beraksi di seputaran Kota Rantauprapat, akhirnya terciduk setelah 29 kali menjambret. Korbannya kebanyakan ibu-ibu.

Kedua tersangka diringkus anggota Satuan Reserse Kriminal Polres Labuhanbatu, Kamis (11/4) sore di Kota Rantauprapat.

"Kedua tersangka ini mengakui telah melakukan penjambretan di 29 lokasi. Terhadap kedua tersangka terpaksa kita berikan tindakan tegas terukur," kata Kapolres Labuhanbatu AKBP Frido Situmorang didampingi Kasat Reskrim AKP Jama Kita Purba kepada sejumlah wartawan, Jumat (12/4), di Mapolres Labuhanbatu Jalan MH Thamrin Rantauprapat.

"Kita melalui Satuan Binmas terus lakukan penyuluhan sebagai upaya pencegahan terjadinya aksi serupa dan ada satu pelaku lain berinisial J telah kita tetapkan sebagai DPO. Kita juga tidak segan-segan memberikan tindakan tegas kepada pelaku lain yang mengganggu kondusifitas di Labuhanbatu Raya ini," tambahnya.

Kedua tersangka pelaku yang ditangkap merupakan warga Desa Janji Kecamatan Bilah Barat Kabupaten Labuhanbatu. AL alias Ridho juga merupakan residivis curas.

"Target mereka perempuan. Mereka melakukan acak. "Kita berharap dengan tertangkapnya kedua pelaku ini, kejadian yang sama tidak ada lagi," harap Frido.

Selain kedua tersangka, polisi juga mengamankan sejumlah barang bukti, antara lain kalung dan gelang emas, 4 Hp, 1 sepedamotor dan 1 STNK sepedamotor atas nama Yusmainar Ritonga.

Kemudian, 1 lembar STNK sepedamotor atas nama Ibnu Akbar, 1 lembar STNK sepeda motor atas nama Ganda Tohap Hutabarat, 1 buku tabungan atas nama Yusmainar Ritonga, 1 buku tabungan BTPN atas nama Miriati Nasution, 3 kartu sehat, 2 kartu ATM BRI, 1 kartu ATM Bank Mandiri, 1 kartu ATM Bank CIMB Niaga, 1 NPWP, 4 tas sandang, 4 dompet, 1 helm LTD warna hijau, dan 1 mesin cuci.

Kedua tersangka disangkakan melanggar pasal 365 ayat 2, subsider pasal 363 ayat 1 KUHP. Polisi juga sedang melakukan perburuan terhadap tersangka berinisial J yang disebut bertindak sebagai penadah dalam tindak pidana itu.

Frido pada kesempatan itu mengimbau masyarakat saat bepergian atau akan menghadiri pesta, agar tidak memakai perhiasan berharga yang berlebihan.

"Target mereka perempuan. Mereka melakukan acak. Ketika mereka melintas, melihat ada target, mereka ambil. Mudah-mudahan dengan imbauan ini tidak ada lagi kejadian seperti ini," ujarnya. (BR6/d)
T#gs
Berita Terkait
Komentar
Komentar
Silakan Login untuk memberikan komentar.
FB Comments