Jumat, 15 Nov 2019
  • Home
  • Kriminal
  • Dituntut Penjara 2 Tahun Terdakwa Kasus Cabul Jadi Tahanan Kota

Dituntut Penjara 2 Tahun Terdakwa Kasus Cabul Jadi Tahanan Kota

Jumat, 17 Januari 2014 13:22 WIB
SIB/Int
Ilustrasi
Rantauprapat (SIB)- Setelah jaksa penuntut umum membacakan surat tuntutan pidana penjara selama 2 tahun terhadap terdakwa MSD (15), hakim Pengadilan Negeri Rantauprapat Marthin Ginting SH mengalihkan penahanan terdakwa dari rumah tahanan negara menjadi tahanan kota sejak 9 Januari 2014.

JPU Lisa SH menuntut agar majelis hakim menjatuhkan hukuman pidana penjara terhadap Darma selama 2 tahun, Senin 6 Januari 2014, karena diyakini terbukti dengan sengaja membujuk perempuan yang masih anak melakukan persetubuhan dengannya, sebut saja Derita (16).

Perbuatan terdakwa, menurut jaksa, terbukti melanggar pasal 81 ayat 2 Undang-undang nomor 23 tahun 2002 tentang Perlindungan Anak jo UU No.03/1997 tentang Peradilan Anak.

Humas PN Rantauprapat, Zulfadli SH, mengakui hakim tunggal Marthin Ginting SH yang juga Ketua PN Rantauprapat, mengalihkan tahanan terdakwa MSD dari Rutan jadi tahanan kota. Alasannya, terdakwa dengan pihak saksi korban telah berdamai, dijamin keluarga, tidak melarikan diri dengan jaminan uang Rp15 juta. "Apabila terdakwa melarikan diri, maka keluarga korban akan membayar Rp15 juta," kata Zulfadli.

Sebelumnya, hakim tunggal Martin Ginting SH mengalihkan tahanan terdakwa SZ, penduduk  Kecamatan NA IX-X Kabupaten Labura.  Terdakwa SZ menyetubuhi pacarnya, sebut saja Malang (18), sampai beberapa kali hingga kemudian hamil (telah melahirkan).

Masa tahanannya dialihkan sejak 25 Juli 2013. Terdakwa dituntut hukuman pidana penjara selama 3 tahun. Namun kemudian hakim tunggal Marthin Ginting menghukumnya dengan percobaan.

Martin menyatakan terdakwa terbukti bersalah melakukan tindak pidana perbuatan cabul terhadap anak, dijatuhi hukuman 1 tahun. Menetapkan hukuman tersebut tidak perlu dijalani terdakwa, kecuali di kemudian hari terdapat putusan hakim yang menghukum terdakwa telah terbukti bersalah melakukan tindak pidana sebelum lewat masa waktu 2 tahun.

Humas PN membenarkan pengalihan tahanan terhadap terdakwa Zuhri dan putusan terhadap terdakwa itu. Katanya, antara terdakwa dengan pihak korban sudah berdamai. (D11/d)
T#gs
Komentar
Komentar
Silakan Login untuk memberikan komentar.
FB Comments