Jumat, 17 Jul 2020
  • Home
  • Kriminal
  • Diamuk Massa di Stabat, Terduga Pencuri HP Tewas

Diamuk Massa di Stabat, Terduga Pencuri HP Tewas

* Pelaku Curanmor Tewas di Dalam Parit
Selasa, 30 Juni 2020 15:43 WIB
Foto Dok/Polsek Percut Sei Tuan
PELAKU TEWAS: Warga menunjukkan lokasi parit ditemukannya pelaku curanmor yang identitasnya belum diketahui itu tewas di Jalan Rahayu Pasar IV Tembung Dusun X Desa Sambirejo Timur, Kecamatan Percut Sei Tuan, Deliserdang, Senin (29/6).
Langkat (SIB)
SR (43) warga Desa Sei Bilah Kecamatan Brandan, Langkat akhirnya tewas setelah dirawat di RS Putri Bidadari Stabat , Minggu (28/6) sore. SR diamuk massa karena diduga mencuri HP di rumah warga Jalan Damai Lingkungan VII Kelurahan Perdamaian Stabat, Minggu dinihari.

Kasubag Humas Polres Langkat AKP Rohmat, Senin (29/6) mengaku, SR tewas setelah dirawat akibat babak belur dihajar warga karena diduga mencuri HP di ruang tamu milik Suyanto Minggu (28/6) sekira pukul 03.00 WIB , saat Suyanto bangun tidur untuk buang air kecil.

Merasa ketahuan, SR melarikan diri keluar rumah dan seketika Suyanto berteriak maling sehingga warga mengejar pria itu dan bersembunyi di kolam. Namun saat akan diamankan, SR memegang pisau dan menghujamkan ke arah Suyanto namun berhasil ditangks sehingga melukai jari tengah dan jari manis tangan kirinya.

Melihat itu warga mengejar hingga pelaku ditangkap dan dihajar warga. Saat petugas Polsek Stabat tiba di lokasi kejadian, pelaku sudah babak belur. Selanjutnya pelaku dibawa ke rumah sakit untuk perobatan namun keesokan harinya nyawanya tidak tertolong.

“Akibat peristiwa pencurian HP tersebut, Suyanto mengaku mengalami kerugian Rp 4 juta” , sebut Kasubag Humas AKP Rohmat.
Tewas di Dalam Parit
Di tempat terpisah seorang pelaku curanmor yang identitasnya belum diketahui (Mr X) ditemukan tewas di dalam parit kawasan Jalan Rahayu Pasar IV Tembung Dusun X Desa Sambirejo Timur, Kecamatan Percut Sei Tuan, Deliserdang, Senin (29/6).

Kapolsek Percut Sei Tuan Kompol Otniel Siahaan yang dikonfirmasi wartawan membenarkan adanya pelaku curanmor tewas. Dikatakan Kapolsek, menurut keterangan warga, saat itu korban berjenis kelamin laki-laki dan identitasnya belum diketahui itu sedang menanam padi di sawah.

"Sedangkan sepedamotor korban diparkirkan di pinggir jalan dengan posisi stang terkunci. Tiba-tiba korban melihat sepedamotor miliknya dilarikan 2 pria sehingga langsung berteriak maling," ujarnya.

Teriakan korban sambung Kompol Otniel, tidak didengar oleh warga lantaran lokasi saat itu sepi. Tak berapa lama sejumlah warga datang menghampiri korban guna memberitahukan bahwa seorang pelaku yang mencuri sepeda motornya terkapar di dalam parit.

"Korban yang mendengar laporan warga langsung menuju lokasi yang jaraknya cukup jauh dari sawah. Setibanya di tujuan ternyata sudah banyak warga yang berkumpul. Korban juga mendapati Mr X (pelaku-red) dan sepedamotornya masuk ke dalam parit," ungkapnya.

Lanjutnya, warga kemudian mengangkat Mr X tersebut. Saat dicek ternyata pelaku sudah tidak bernyawa lagi. Warga kemudian melaporkannya ke Polsek Percut Sei Tuan. Tak lama personel Reskrim tiba di lokasi. Dari tubuh pelaku tidak ditemukan identitas sama sekali.

"Korban saat ini masih kita cari. Sedangkan sepedamotor kita bawa ke Mako guna dijadikan barang bukti. Pelaku diduga tewas karena masuk ke dalam parit bersama sepedamotor hasil curian," pungkasnya sembari menambahkan seorang pelaku berhasil kabur.(M24/M16/c)

T#gs
Berita Terkait
Komentar
Komentar
Silakan Login untuk memberikan komentar.
FB Comments