Senin, 21 Sep 2020

Cabuli Teman Pacar Dituntut 10 Tahun

redaksisib Kamis, 06 Agustus 2020 17:53 WIB
jabarnews

Ilustrasi

Simalungun (SIB)
Jaksa Devica Oktaviniwati menuntut WT alias Weris (25) penjara 10 tahun denda 60 juta subsider 6 bulan kurungan karena didakwa mencabuli teman pacarnya Riris nama palsu (16). Surat tuntutan jaksa dibacakan dalam persidangan online PN Simalungun, Rabu (5/8).

Weris mencabuli korban sebanyak 2 kali, Sabtu dan Minggu (14/15) Desember 2019). Korban dicabuli di kamar rumah terdakwa jalan Besar Mandoge Nagori Jawa Tongah Kecamatan Hatonduhan. Hari itu, korban menemani Rina (pacar terdakwa) mendatangi rumah terdakwa untuk meminta pertanggungjawaban.

Karena Rina sudah hamil akibat dicabuli terdakwa Weris, malam itu keduanya menginap di rumah terdakwa. Tapi Weris dengan bujuk rayu malah mencabuli Riris dan disaksikan Rina.

Saat berupaya melarang terdakwa, Rina malah didorong dan terjatuh dari tempat tidur. Dan korban pun mau saja dicabuli terdakwa meski tahu terdakwa adalah pacarnya Rina yang sudah hamil.

Akibat perbuatan terdakwa, sesuai Visum dr Affan Solihin SpOG dari RSU Tuan Rondahaim, korban tidak gadis lagi.

Jaksa menyatakan terdakwa bersalah melanggar pasal 81(2) UU RI No.17/2016 tentang PERPPU pengganti UU No.1/2016 tentang perubahan kedua atas UU RI No.23/2002 tentang Perlindungan Anak Jo pasal 64 (1) KUH Pidana.

Atas tuntutan, terdakwa minta kepada hakim agar hukumannya diringankan. Untuk pembacaan putusan, persidangan dipimpin Hakim Hendrawan Nainggolan dibantu Panitera Paringatan Saragih dinyatakan ditunda, hingga Selasa depan.

Dituntut 6 Tahun
Sementara itu, MIR alias Gedek (22), warga Pondok Sejahtera Nagori Bah Jambi Kecamatan Jawa Maraja Simalungun dituntut penjara 6 tahun denda 1 miliar subsider 6 bulan, karena didakwa mengedarkan sabu. Tuntutan tersebut dibacakan jaksa di sidang online Pengadilan Negeri (PN) Simalungun, Rabu (5/8).

Terdakwa dinyatakan jaksa terbukti mengedarkan 12 paket sabu seberat 2,48 gram dengan rincian 3 paket dalam plastik ukuran sedang dan 9 paket dalam plastik klip lainnya juga 26 plastik klip kosong.

Jaksa Dedy Chandra Sihombing SH menyatakan, terdakwa telah terbukti melanggar pasal 114 (1) UU RI No 35/2009 tentang peredaran Narkotika jenis sabu.

Selain barang bukti tersebut, anggota Satnarkoba Polres Simalungun juga menyita uang 150 ribu hasil penjualan sabu dinyatakan dirampas untuk negara.

Menurut jaksa, penangkapan terdakwa berdasarkan keterangan Ary Cahyono Adi alias Hary dan Rahmad Ridho yang lebih dulu diamankan petugas. Dari keduanya, petugas menyita kaca pirex bekas dibakar berisi sisa sabu, 2 platuk klip sisa sabu, kompeng, pipet 9 dan mancis.

Setelah diinterogasi, Hary dan Ridho mengaku, membeli sabu dari terdakwa Gedek di Sinoang Bah Jambi seharga 200 ribu untuk 2 paket.

Gedek didampingi Pengacara Parlin SH dari Posbakum PN Simalungun secara lisan minta keringanan hukuman dari hakim. "Saya mohon hukum saya seringan-ringannya, pak," katanya disidang siang itu.

Untuk menjatuhkan keputusan hakim, persidangan ditunda, hingga Selasa (11/8). (S03/d)
T#gs Cabuli Teman PacarDituntut 10 Tahunsimalungunkriminal
Komentar
Komentar
Silakan Login untuk memberikan komentar.
FB Comments