Selasa, 04 Agu 2020
  • Home
  • Kriminal
  • Bareskrim Polri Gagalkan Penyelundupan 200 Kg Sabu dari Myanmar

Bareskrim Polri Gagalkan Penyelundupan 200 Kg Sabu dari Myanmar

redaksisib Kamis, 30 Juli 2020 11:40 WIB
Ant/ Fakhri Hermansyah

SABU DARI MYANMAR: Sejumlah petugas Kepolisian merapikan barang bukti narkotika jenis sabu usai rilis di gudang penyimpanan daerah Cikarang, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, Rabu (29/7). Penyelundupan sabu sebanyak 200 kg oleh jaringan internasional dari Myanmar tersebut bermodus menyembunyikan sabu dalam karung berisi jagung yang tersebar di tiga wilayah Cikarang, Jakarta, dan Bangka Belitung. 

Jakarta (SIB)
Bareskrim Polri menggagalkan penyelundupan ratusan kilogram (kg) narkoba jenis sabu yang diselipkan ke sejumlah karung berisi jagung. Wakabareskrim Irjen Wahyu Hadiningrat menyebut ratusan kg sabu itu berasal dari Myanmar.

"Kerja sama antara Bareskrim, Direktorat Narkotika Bareskrim, dan Polda Babel (Bangka Belitung), juga dengan jajaran Bea-Cukai, di mana dalam operasi Sandi White Corn 2020. Adapun keberhasilan ini kita mengungkap 200 kg sabu," kata Wahyu saat konferensi pers di kompleks pergudangan Cikarang Selatan, Bekasi, Jawa Barat, Rabu (29/7).

Wahyu menjelaskan rute pengiriman ratusan kilogram sabu ini. Menurutnya, ratusan kg tersebut lebih dulu masuk Kepulauan Riau, sebelum akhirnya dikirim ke Jakarta.

"Yang ingin kami jelaskan, kronologisnya adalah di mana barang ini berasal dari Myanmar melalui rute Malaysia, (transit) kemudian masuk Kepulauan Riau, kemudian Babel dan terus ke Jakarta melalui Tanjung Priok," ungkap Wahyu.

Wahyu menyebut, ada hal menarik yang berhasil diungkap. Kata dia, dalam karung berisi jagung yang digunakan untuk menyimpan sabu juga ditaruh metal. Gunanya, agar mudah diketahui di karung mana sabu itu berada saat dideteksi menggunakan metal detector.


"Di dalam barang bukti ini yang sangat unik adalah, di mana di dalam 1 karung yang berisi sabu ini ditaruh metal," tuturnya.

Pengungkapan kasus itu bermula 21 Juli 2020, ketika Polda Babel menerima informasi dari jasa pengiriman barang antarpulau di Pangkal Pinang. Jasa pengiriman tersebut mencurigai ada narkoba yang disembunyikan dalam karung.

Hasil pemeriksaan terhadap pihak jasa pengiriman didapat bahwa telah terkirim 400 karung. Ratusan karung itu dikirim ke beberapa kota.

"Jadi, jenis barang ini masuk sejumlah 400 karung. Kemudian 287 masuk ke gudang di sekitar Jakarta Timur, kemudian 60 karung masuk ke gudang yang ada di daerah Ancol. Saat ini kita berada berjumlah 73 karung dengan total kurang-lebih 8 kg," ujar Wahyu.

Dari pengungkapan kasus itu, polisi menetapkan 5 tersangka, yakni SC, A, RS, YD, dan K. Para tersangka dijerat Pasal 114 UU Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika, dengan ancaman hukuman seumur hidup sampai hukuman mati.

Namun, tersangka K masih dalam pencarian dan telah ditetapkan dalam daftar pencarian orang (DPO). Adapun barang bukti yang diamankan adalah 200 kg sabu dan satu unit mobil Daihatsu Grandmax warna silver bernomor polisi D-1321-AAS yang berisikan metal detector. (detikcom/f)
T#gs Bareskrim polriGagalkan PenyelundupanJakartaMyanmarsabu
Komentar
Komentar
Silakan Login untuk memberikan komentar.
FB Comments