Kamis, 01 Okt 2020
  • Home
  • Kriminal
  • Anak Sulung Hakim Jamaludin Minta Zuraida Divonis Mati

Sidang Pembunuhan Hakim PN Medan

Anak Sulung Hakim Jamaludin Minta Zuraida Divonis Mati

redaksisib Rabu, 08 April 2020 11:51 WIB
klikpositif

Ilustrasi

Medan (SIB)
Jaksa Penuntut Umum (JPU) Parada Situmorang menghadirkan putri sulung Hakim Jamaludin, Kenny Akbar Jamal dalam sidang lanjutan kasus pembunuhan hakim Pengadilan Negeri (PN) Medan, Jamaluddin, yang digelar secara video teleconference (online) di Ruang Cakra 3 PN Medan, Selasa (7/4).

Dalam kesaksiannya, Kenny meminta majelis hakim menjatuhi hukuman mati terhadap terdakwa Zuraida Hanum (41) yang juga sebagai ibu tirinya.

"Saya memohon kepada majelis hakim untuk menghukum seberat-beratnya, kalau bisa hukum mati," pintanya kepada majelis hakim yang diketuai Erintuah Damanik.

Terlihat di persidangan, Kenny hadir bersama adiknya, Rajiv. Kenny menggunakan baju berwarna cream dengan jilbab bercorak hitam. Masih dalam persidangan, dalam keterangannya, Kenny mengaku dirinya mengetahui ayahnya meninggal ketika diberi tahu oleh lurah di lingkungannya. "Kabar Abah meninggal diberitahu sama Pak lurah," ucap Kenny.

Kenny juga mengaku, terakhir melihat Jamaluddin tepat berada di kamar mayat RS Bhayangkara Medan. Mirisnya, saat itu Kenny pergi bersama terdakwa Zuraidah Hanum yang merupakan otak pelaku pembunuhan ini. "Saya datang bersama Ibu (Zuraida) ke rumah sakit," ujarnya.

Namun Kenny pada waktu di RS tidak menaruh curiga dengan terdakwa Zuraida. Apalagi pada saat Zuraida tidak ikut memandikan jenazah korban, Kenny masih juga tak menaruh curiga. Ketika polisi menetapkan status tersangka terhadap ketiganya, di situ Kenny sadar dan terpikir ada beberapa kejanggalan atas prilaku terdakwa Zuraida sesaat masih baru ditemukannya mayat korban.

Diketahui, kasus ini bermula dari hubungan rumah tangga terdakwa Zuraida Hanum dengan Jamaluddin tidak akur sehingga terdakwa Zuraida sering memendam perasaan marah, kecewa kepada korban.

Akibat sudah lama sakit hati kepada korban, terdakwa berniat membunuh Jamaluddin yang juga sebagai suami terdakwa dengan mengajak dua eksekutor, Jefri Pratama dan Reza Fahlevi (berkas terpisah) untuk mengeksekusi korban.

Perbuatan terdakwa Zuraida Hanum sebagaimana diatur dan diancam pidana dalam Pasal 340 dan/atau pasal 338 KUHPidana jo pasal 55 ayat 1 ke-1,2 KUHPidana. (M14/h)
T#gs Hakim PN MedanJaksa Penuntut Umum (JPU) Parada SitumorangZuraidah Hanumvideo teleconference (online)
Komentar
Komentar
Silakan Login untuk memberikan komentar.
FB Comments