Minggu, 15 Des 2019

ABG Diperkosa Pria Remaja di Percut Sei Tuan

Rabu, 04 Februari 2015 13:45 WIB
Medan (SIB)- Seorang remaja berinisial Rah (18) warga Percut Sei Tuan, Senin (2/2) dini hari diserahkan warga ke Polsek Percut Sei Tuan karena dituduh memperkosa anak baru gede (ABG) sebut saja namanya Putih (14) warga Percut Sei Tuan.

Keterangan dihimpun di kepolisian, Selasa (3/2), pemerkosaan yang menimpa anak di bawah umur itu terjadi, Sabtu (31/1) malam. Ketika itu Putih yang sudah berkenalan dengan tersangka sejak 3 minggu lalu bertemu di daerah Tembung. Selanjutnya Rah mengajak siswi SMP itu jalan-jalan mengendarai sepedamotor milik tersangka.

Tersangka mengajak ABG tersebut ke rumah Rah untuk beristirahat. Setibanya di rumah tersangka, Putih merasa haus dan meminta air putih ke tersangka. Rah yang diduga sudah berniat jahat, berpura-pura hendak ke rumah temannya dan keluar rumah. Tersangka mengambil obat tidur yang sebelumnya sudah dipesan dari temanya yang tinggal tak jauh dari lokasi.

Tak lama, tersangka kembali ke rumahnya dan mengambil air putih. Rah mengeluarkan obat tidur dari saku celananya dan memasukkannya ke dalam gelas berisi air dan memberikan air putih ke Putih. Setelah meminumnya, Putih tertidur dan tidak sadarkan diri. Tersangka tidak menyia-nyiakan kesempatan tersebut dan memperkosanya.

Tak lama, Putih tersadar sembari menahan sakit di mahkotanya. Belum sempat bertanya apa-apa, Rah mengajak Putih ke rumah teman tersangka yang tinggal di Batang Kuis.

Minggu sekira pukul 03.00 WIB, orangtua Putih yang khawatir karena anaknya belum pulang melakukan pencarian. Seorang teman Putih yang ditemui berusaha menelepon Putih. Siswi SMP itu bercerita ke temannya bahwa ia berada di daerah Batang Kuis. Orangtua Putih menuju Batang Kuis menjemput anaknya.

Setibanya di tujuan, orangtua Putih mengajaknya pulang. Curiga dengan sikap anaknya yang banyak diam saat tiba di rumah, Putih langsung diinterogasi. Putih pun menceritakan peristiwa yang dialaminya. Orangtua Putih menyusun siasat dengan meminta Putih mengajak Rah bertemu di daerah Tembung.

Tersangkapun tidak menaruh curiga dengan ajakan Putih untuk bertemu. Senin sekira pukul 02.00 WIB, Putih dan tersangka bertemu di tempat yang sudah ditentukan. Saat itu juga keluarga Putih yang saat itu sudah menunggu menangkap Rah. Keluargapun menginterogasi tersangka dan mengakui perbuatannya. Tersangka diboyong ke Polsek Percut Sei Tuan untuk mempertanggung jawabkan perbuatannya.

Kepada SIB, tersangka mengakui perbuatannya kepada Putih. "Aku dan Putih sudah berkenalan selama 3 minggu. Sejak perkenalan itu timbul niatku untuk berhubungan intim dengan Putih. Setiap bertemu, aku mengajak Putih berhubungan, tetapi ia menolak. Sabtu malam aku sudah merencanakan untuk membeli obat tidur. Di situlah kesempatanku saat Putih tak sadarkan diri," akunya.

Terpisah, Kapolsek Percut Sei Tuan Kompol Ronald Sipayung SH SIK MH ketika dikonfirmasi mengatakan, tersangka dan korban masih dimintai keterangannya. "Keduanya masih dimintai keterangannya, berikut saksi-saksi. Untuk perkembangan selanjutnya, nanti kita kabari lagi," ujarnya. (A24/q)
T#gs
Komentar
Komentar
Silakan Login untuk memberikan komentar.
FB Comments