Rabu, 23 Okt 2019
  • Home
  • Kriminal
  • 4 Perampok Tangki CPO di Aek Loba Diringkus Polisi, 3 Ditembak

4 Perampok Tangki CPO di Aek Loba Diringkus Polisi, 3 Ditembak

admin Selasa, 08 Oktober 2019 15:22 WIB
SIB/A02
KONFRENSI PERS: Kapolres Asahan AKBP Faisal Napitupulu SIK memaparkan kronologis penangkapan pelaku perampokan truk tangki CPO di Jalinsum Aek Loba dalam konfrensi pers di Mapolres Asahan, Senin (7/10).
Kisaran (SIB) -Sat Reskrim Polres Asahan bekerja sama dengan tim gabungan Subdit III Jatanras Ditkrimum Polda Sumatera Utara berhasil meringkus 4 tersangka perampokan truk tangki CPO di Jalinsum Desa Aek Loba Kecamatan Aek Kuasan Kabupaten Asahan, Kamis (8/8).

"Tiga dari 4 pelaku terpaksa ditembak kakinya karena mencoba melawan dan berusaha melarikan diri dari petugas," ungkap Kapolres Asahan AKBP Faisal Napitupulu SIK MH didampingi Waka Polres Kompol M Taufik, Kasat Reskrim AKP Ricky Pripurna Atmaja SIK dan Kanit Jatanras Ipda Mulyoto dalam konferensi pers di Mapolres Asahan, Senin (7/10).

Dijelaskan Faisal, keempat tersangka berinisial AT alias A dan AMT alias D (bapak anak), lalu Wa alias WM dan AA alias A (juga bapak anak) diringkus di 3 lokasi berbeda yakni Desa Petatal Kabupaten Batubara dan Dumai Provinsi Riau. "Pelaku melaksanakan aksinya dengan modus berpura-pura sebagai penumpang truk," ujarnya.

Lanjut Faisal, kejadian bermula ketika truk tangki CPO milik PT Sinar Pendawa Negeri Lama yang dikemudikan Burhanuddin Sinaga ditumpangi AMT dan AA. Melintas di Jalinsum Aek Loba, tiba-tiba datang sebuah mobil Toyota Avanza dikemudikan AT menghadang truk. Saat truk berhenti, AMT dan AA langsung menarik supir serta mengikat tangan dan menutup matanya menggunakan lakban.
Selanjutnya korban dibuang ke pinggir Jalinsum, sedangkan truk tangki bermuatan CPO 25 ton dibawa ke Petatal Kabupaten Batubara. Mengalami kejadian itu, korban kemudian membuat laporan ke Polsek Pulau Raja Asahan.

Kata Faisal, berdasarkan laporan, penyelidikan dilakukan Jatanras Polres Asahan bersama Subdit III Jatanras Ditkrimum Polda Sumatera Utara. Setelah diketahui identitas pelaku, para tersangka berhasil diamankan. "AT dan AMT berhasil ditangkap di Kecamatan Air Batu Asahan, Selasa (1/10), Wa ditangkap di Kabupaten Batubara, Rabu (2/10) dan AA ditangkap di Dumai Provinsi Riau. 2 pelaku lainnya yakni WL sebagai penunjuk tempat dan Ars selaku penadah belum berhasil ditangkap (DPO)," terangnya.

Ditambahkan Faisal, truk tangki yang kosong dibuang ke Kabupaten Langkat. Korban mengalami kerugian minyak CPO sebanyak 25.180 kg atau nilai uang sebesar Rp 200 juta. "Kita akan jerat pelaku dengan pasal 365 KUHPidana dengan ancaman hukuman 12 tahun penjara," pungkasnya. (A02/q)
T#gs
Berita Terkait
Komentar
Komentar
Silakan Login untuk memberikan komentar.
FB Comments